Akuarium Tennessee perkenalkan pameran Scuttlebutt Reef

Akuarium Tennessee di Chattanooga telah membuka galeri interaktif baru bernama Scuttlebutt Reef, yang menampilkan 11 pameran tentang makhluk laut dan mitos. Ruang ini mengeksplorasi rumor tentang kehidupan laut melalui pameran yang dapat disentuh secara langsung. Pengunjung dapat belajar tentang hewan seperti udang mantis merak dan belut moray hijau dalam lingkungan yang imersif.

Akuarium Tennessee secara resmi meluncurkan galeri Scuttlebutt Reef-nya selama akhir pekan di dalam gedung Ocean Journey. Pameran baru ini menggantikan galeri Boneless Beauties sebelumnya, yang diluncurkan pada 2005, dan menawarkan ruang yang lebih besar, lebih menarik dengan struktur karang cerah, tema nautika, dan elemen interaktif yang cocok untuk pengunjung muda.  nnAlison Pryor dari akuarium membahas pameran ini dengan pembawa acara Gino D, menjelaskan tujuannya untuk mengubah obrolan santai tentang keanehan laut menjadi pengalaman pendidikan. 11 pameran tersebut membahas mitos seperti “Ada alien yang tinggal di lautan” atau “Beberapa ikan punya kaki,” memungkinkan tamu memverifikasi fakta melalui layar sentuh.  nnPoin utama mencakup belut moray hijau (Gymnothorax funebris), yang digambarkan dalam film sebagai mengancam tetapi sebenarnya pemalu. Udang mantis merak menonjol karena pukulannya yang kuat; stasiun interaktif memungkinkan pengunjung membandingkan kekuatan mereka dengan kekuatan udang tersebut. Fitur lainnya meliputi ubur-ubur sisir, kelinci laut California, dan habitat terumbu karang seluas 6.000 galon yang meniru Segitiga Karang Indo-Pasifik. Pusat pameran ini, yang dapat dilihat melalui jendela setinggi 16 kaki, menampung lebih dari 40 spesies ikan, karang, dan invertebrata, termasuk frogspawn (Euphyllia paradivisa) dan blue mandarin dragonet (Synchiropus splendidus).  nnInteraktif tambahan menggunakan lensa berwarna untuk mensimulasikan cara hiu tertentu memandang spesies bawah air yang bersinar. Pameran ini juga menekankan bagaimana tindakan manusia memengaruhi ekosistem laut, bahkan bagi mereka yang tinggal di pedalaman.  nnUntuk tiket dan detail, kunjungi TNAQUA.ORG.

Artikel Terkait

The Gabriela Mistral Museum Room at the University of Chile will reopen on Wednesday, July 1, the exhibition of more than one thousand seashells donated by the poet in 1954.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti telah mengidentifikasi bola emas misterius yang ditemukan di kedalaman lebih dari dua mil di bawah laut di Teluk Alaska sebagai sisa-sisa anemon laut dalam raksasa. Objek tersebut, yang dikumpulkan selama ekspedisi NOAA tahun 2023, membingungkan para ahli selama lebih dari dua tahun hingga analisis DNA tingkat lanjut memberikan jawabannya. Temuan ini menyoroti misteri kehidupan laut dalam yang masih terus berlangsung.

Para ilmuwan telah mengonfirmasi seekor gurita biru seukuran bola golf sebagai spesies yang sebelumnya tidak diketahui setelah memeriksa spesimen yang dikumpulkan dari perairan dalam di lepas pantai Kepulauan Galápagos.

Dilaporkan oleh AI

In Simrishamn, authorities, the fishing industry, and other actors have set up a tapas buffet featuring the invasive round goby from the Baltic Sea. The fish is being tested as a delicacy in a three-year sustainability project to protect the marine ecosystem. The project leader stresses the need to consume the species for a living sea.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak