Ars Technica menyoroti kisah sains yang terlupakan dari bulan April

Ars Technica telah mengompilasi enam penemuan ilmiah menarik yang nyaris terlewatkan. Rangkuman ini mencakup fisika renang lumba-lumba, perbaikan kapal Romawi, dan komunikasi jamur melalui urine. Diterbitkan pada 2 Mei, kisah-kisah ini mencakup bidang fisika, arkeologi, dan biologi.

Dalam rubrik bulanan, Ars Technica menyoroti penelitian dari bulan April yang mungkin luput dari perhatian. Di antara sorotan tersebut, para ilmuwan Jepang di Universitas Osaka menggunakan simulasi superkomputer untuk menjelaskan kecepatan lumba-lumba. Mereka menemukan bahwa cincin pusaran besar dari kepakan ekor menghasilkan sebagian besar daya dorong, sementara pusaran yang lebih kecil merupakan produk sampingan turbulen. 'Hasil kami menunjukkan bahwa hierarki pusaran dalam turbulensi sangat penting untuk memahami cara berenang lumba-lumba,' ujar rekan penulis Susumu Goto. Tim ini bertujuan untuk menerapkan temuan tersebut pada robot bawah air, sebagaimana dirinci dalam Physical Review Fluids (2026).

Artikel Terkait

Illustration of zebrafish with glowing brain activity patterns approaching another fish in an aquarium.
Gambar dihasilkan oleh AI

Study finds brain-wide activity in zebrafish predicts social approach seconds before movement

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Researchers at the Hebrew University of Jerusalem report that a coordinated pattern of brain activity emerges several seconds before zebrafish swim toward another fish, and that the strength of the signal is linked to individual differences in sociability.

Researchers have found a way to alter the direction of energy flow in turbulence, challenging a theory established in 1941. The work, conducted at the University of Pittsburgh with Italian collaborators, was published in Science Advances in 2025.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Northwestern University researchers report they have printed flexible “artificial neurons” that generate realistic electrical spike patterns and can trigger responses in living mouse brain tissue. The team says the work, published April 15 in Nature Nanotechnology, could help advance brain-machine interfaces and more energy-efficient, brain-inspired computing.

Scientists have determined that structures once seen as traces of tiny animals in 540-million-year-old Brazilian rocks are actually fossilized communities of bacteria and algae. The reexamination uses advanced imaging to reveal preserved cells and organic material.

Dilaporkan oleh AI

Two Chinese researchers have recommended the use of wave-powered autonomous vessels for long-term maritime patrols and monitoring in distant waters including the South China Sea.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak