Tesla mendapat izin untuk menguji FSD Supervised di jalan umum di Strängnäs, Swedia

Tesla telah menerima persetujuan dari pemerintah kota Strängnäs untuk menguji perangkat lunak Full Self-Driving (FSD) Supervised miliknya di jalan umum kotamadya di Swedia. Izin tersebut mewajibkan adanya pengemudi keselamatan dan berlaku selama satu tahun setelah persetujuan akhir dari Badan Transportasi Swedia, Transportstyrelsen. Tesla sebelumnya telah memegang izin untuk jalan raya negara bagian.

Pihak berwenang Strängnäs memberikan izin tersebut seiring upaya Tesla memperluas uji coba kemudi otonom mereka di negara Nordik tersebut. Persetujuan ini mencakup jalan umum di dalam kotamadya, yang melengkapi izin Tesla yang sudah ada untuk jalan raya negara. Pengemudi keselamatan harus hadir selama semua pengujian dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan. Izin tersebut berlaku selama satu tahun setelah Transportstyrelsen memberikan persetujuan akhir, menurut laporan dari pengamat Tesla, Sawyer Merritt. Pihak kotamadya menyoroti potensi manfaatnya, dengan menyatakan bahwa kemudi otomatis dapat 'meningkatkan keselamatan lalu lintas secara signifikan' dengan mengurangi kesalahan manusia. Para pejabat juga menekankan pentingnya pengumpulan data dunia nyata dalam kondisi Nordik, seperti musim dingin yang keras dan lingkungan jalan yang bervariasi. Perkembangan ini menandai langkah lain dalam upaya Tesla untuk memvalidasi FSD Supervised secara internasional, dengan fokus pada pengoperasian yang diawasi dengan pengawasan manusia.

Artikel Terkait

Tesla CEO Elon Musk stated that Full Self-Driving (FSD) Supervised could receive regulatory approval in the Netherlands as early as March 20. He shared this update during an interview at Giga Berlin, citing information from local authorities. The approval would mark the first such greenlight for the software in Europe.

Dilaporkan oleh AI

Tesla has received approval for its advanced driver assistance software "Full Self-Driving (Supervised)" in the Netherlands, the first European country. The Dutch vehicle authority RDW approved the system, which handles most driving tasks on highways and in city traffic under human supervision. Tesla is seeking approvals in other European countries.

In a follow-up to NHTSA's October 2025 investigation into Tesla's Full Self-Driving (FSD) software for dangerous maneuvers like running red lights, Tesla must submit data on over 8,300 potential violations by March 9, 2026. This is separate from reports on 14 robotaxi incidents since June 2025. Tesla's safety data shows improving autonomous performance amid scrutiny.

Dilaporkan oleh AI

Two riders tested Tesla's Full Self-Driving (FSD) unsupervised feature for the first time yesterday in Austin. They expressed amazement at its precise maneuvering during a parking scenario. The demonstration highlights ongoing trials of the advanced driver-assistance system.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak