Seorang ayah di Texas mengakui menembak kepala putranya setelah menerima ancaman

Seorang pria berusia 78 tahun di Lubbock, Texas, telah didakwa melakukan pembunuhan setelah mengakui menembak kepala putranya yang berusia 37 tahun. Insiden itu terjadi menyusul konfrontasi di luar sebuah RV di properti mereka. Sang ayah sendiri yang menelepon 911 untuk melaporkan penembakan tersebut.

Michael Vernie Owens menghadapi dakwaan pembunuhan sehubungan dengan kematian putranya, Michael Joseph Owens, menurut Kantor Sheriff Lubbock County. Penembakan itu terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 19.20 di sebuah kediaman di 126th Street. Deputi menanggapi panggilan 911 dari sang ayah, yang mengakui perbuatannya saat mereka tiba. Mereka menemukan Owens yang lebih muda tewas akibat luka tembak di kepala, menurut dokumen pengadilan yang diperoleh KCBD. Owens yang lebih tua mendekati deputi, mengidentifikasi dirinya sebagai ayah korban, dan memberikan keterangannya. Ia mengatakan kepada penyelidik bahwa putranya telah menarik dana Jaminan Sosial dari rekening banknya selama berbulan-bulan dan telah mengancam serta menyerangnya sebelumnya, meskipun tidak ada laporan yang diajukan. Pada hari kejadian, Owens mengunjungi bank untuk membuka rekening baru dan mentransfer uangnya. Saat kembali ke rumah, putranya mengonfrontasinya di luar sebuah RV di properti tersebut, mengulangi ancaman, 'Aku akan membunuhmu,' dan diduga bergerak ke arahnya. Saat itulah Owens mengatakan dia menembak putranya. 'Saya rasa saya kehilangan kendali,' atau 'Saya kehilangan kendali atau sudah muak,' ujar sang ayah kepada detektif, menurut kantor sheriff. Owens ditahan di Pusat Penahanan Lubbock County dengan jaminan sebesar $250.000.

Artikel Terkait

Illustration of a son claiming self-defense in a confrontation with his intoxicated father inside a rural Wyoming home.
Gambar dihasilkan oleh AI

Anak Wyoming yang didakwa atas pembunuhan ayahnya mengaku membela diri

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Ethan Grasse, 23, menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat dua setelah menembak mati ayahnya, Michael Grasse, 49, di Uinta County, Wyoming, pada November 2025. Dia berdalih membela diri setelah seharian berusaha mencegah ayahnya yang sedang mabuk untuk mengemudi dan mendapat ancaman. Seorang hakim menolak untuk membatalkan kasus tersebut tetapi mengizinkan klaim tersebut di persidangan.

Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun di Nashville menembak kepalanya sendiri dengan pistol kaliber .380 yang diambil dari saku ayahnya, menurut keterangan pihak berwenang. Sang ayah, Steven Lamont Phillips, menghadapi dakwaan pembunuhan kriminal setelah anak tersebut meninggal di rumah sakit. Phillips menemukan pistol itu saat sedang bekerja di halaman dan membawanya ke dalam rumah.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria Texas berusia 50 tahun telah didakwa pembunuhan setelah menembak kepala dan tubuh pacar mantan istrinya di luar rumahnya. Eric Renee Enriquez memberi tahu polisi bahwa ia bertindak membela diri setelah ancaman dari korban. Insiden itu terjadi di Hewitt, pinggiran kota Waco, memicu klaim pembelaan diri di tengah keterangan yang bertentangan.

Diego Alfredo Longoria, 23 tahun, menghadapi tuduhan melukai seorang anak, penyerangan dengan cara mencekik, dan membuat ancaman terorisme setelah diduga mencekik anak laki-lakinya yang masih bayi di Brownsville, Texas. Insiden tersebut terjadi minggu lalu di tengah perselisihan dengan ibu sang anak. Anak laki-laki itu mengalami patah tulang selangka dan sedang dalam masa pemulihan di rumah sakit.

Dilaporkan oleh AI

Christopher Jenkins, 26, menghadapi dakwaan pembunuhan berencana setelah mengakui kepada polisi bahwa ia melempar bayinya yang berusia 7 minggu ke atas tempat tidur dan mengguncangnya, yang menyebabkan kematian sang bayi pada Juli 2025. Peristiwa tersebut terjadi di apartemen mereka di Baytown, Texas. Jenkins memperagakan tindakan tersebut menggunakan boneka investigasi khusus saat proses rekonstruksi oleh polisi.

Brian Keith Griffin mengaku bersalah atas pembunuhan ibunya dan dijatuhi hukuman 30 tahun penjara. Pria berusia 37 tahun itu menikam Tammy Bogue, 55, beberapa kali di apartemen mereka di Marshall pada November lalu. Griffin menelepon 911 setelah melakukan aksinya.

Dilaporkan oleh AI

Jose Luna menghadapi tuduhan pembunuhan tingkat pertama karena menembak istrinya Alisett Schubert setelah pertengkaran di pesta. Insiden itu terjadi di Rockledge, Pennsylvania, di mana Luna diduga menggunakan senjata istrinya sendiri selama perkelahian di pinggir jalan. Pihak berwenang melaporkan adanya kasus penyalahgunaan sebelumnya dalam hubungan mereka.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak