Seorang pria berusia 37 tahun asal Houston menghadapi dakwaan pembunuhan dan perampokan setelah diduga menembak hingga tewas seorang ayah lima anak yang mencoba mengambil kembali truk curian milik putranya. Insiden tersebut terjadi pada akhir pekan di timur laut Houston.
London Hogan Sr. dituduh melakukan satu dakwaan pembunuhan, satu dakwaan penyerangan berat dengan senjata mematikan, dan satu dakwaan perampokan berat dengan senjata mematikan atas kematian Louis Erebia yang berusia 56 tahun. Pihak berwenang mengatakan penembakan itu terjadi pada Sabtu sore di dekat Tidwell Road dan John Ralston Road. Petugas melaporkan bahwa Hogan sebelumnya mencuri sebuah Chevy Silverado di sebuah pom bensin milik putra Erebia. Sang ayah kemudian melacak kendaraan tersebut menggunakan perangkat GPS, yang berujung pada tabrakan. Setelah kecelakaan itu, Hogan diduga menembaki Erebia dan seorang temannya yang mengejarnya dengan berjalan kaki. Erebia meninggal akibat luka-lukanya sementara temannya selamat. Hogan ditangkap keesokan harinya dan tetap berada di Penjara Harris County setelah hakim menolak permohonan jaminan. Penampilan pengadilan berikutnya dijadwalkan pada 22 Juni. Pengacara Hogan mengatakan kepada wartawan bahwa kliennya mengaku melakukan pembelaan diri. Keluarga Erebia mengadakan konferensi pers pada hari Senin dan menggambarkannya sebagai pahlawan yang meninggal saat melindungi orang lain.