Seorang ibu di Texas didakwa karena menggali makam bayi perempuannya

Tamisha Cheyniece Drake, seorang wanita berusia 33 tahun asal Angelina County, Texas, menghadapi dakwaan tindak pidana setelah mengakui telah menggali makam bayi perempuannya dari pemakaman dan meninggalkannya di jalan masuk sebuah rumah. Kantor Sheriff Angelina County menemukan gangguan tersebut di Davis Memorial Gardens di wilayah Cedar Grove pada hari Kamis. Drake mengarahkan petugas ke sebuah kediaman yang tidak berpenghuni, di mana jenazah tersebut ditemukan masih berada di dalam peti pemakaman aslinya.

Pihak berwenang di Angelina County, Texas, menanggapi laporan tentang makam yang diganggu di Davis Memorial Gardens di Cedar Grove, sekitar 130 mil di timur laut Houston, pada hari Kamis. Menurut Kantor Sheriff Angelina County sebagaimana dilaporkan oleh stasiun lokal KFDM, petugas menemukan bahwa makam seorang bayi baru lahir telah digali, dan jenazah serta peti pemakaman anak tersebut hilang. Drake kemudian memberi tahu penyelidik bahwa bayi itu meninggal pada bulan Februari setelah gagal bertahan hidup saat dilahirkan. Drake, 33 tahun, mengakui perbuatannya saat pemeriksaan dan menuntun petugas ke sebuah kediaman tidak berpenghuni, tempat mereka menemukan jenazah tersebut di jalan masuk, masih tersegel di dalam petinya. Catatan penjara mengonfirmasi bahwa ia telah didakwa melakukan pelecehan terhadap jenazah, yang diklasifikasikan sebagai tindak pidana penjara negara bagian di Texas dengan potensi hukuman 180 hari hingga dua tahun penjara. Hingga hari Minggu, Drake masih ditahan di Penjara Angelina County, tanpa informasi segera mengenai tanggal persidangan.

Artikel Terkait

Seorang wanita berusia 26 tahun di San Antonio, Texas, menghadapi tuduhan setelah diduga mengemudi melewati lokasi penyelidikan kecelakaan dan menabrak jenazah seorang pria yang tewas lebih awal oleh dua kendaraan. Pihak berwenang mengatakan dia berada di bawah pengaruh khat saat itu. Insiden terjadi di State Highway 211 dekat Lambada Drive.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 55 tahun dari New York telah ditangkap dan didakwa pembunuhan atas kematian putrinya yang baru lahir, ditemukan dalam kantong sampah lebih dari 30 tahun lalu. Denise Reischman Merker mengaku bersalah atas kejahatan tersebut selama interogasi polisi. Kasus ini terpecahkan menggunakan teknik genealogi genetik.

Kantor Sheriff Medina County telah mendakwa Cassandra Lange, 29 tahun, dan Joby Williams, 30 tahun, dengan tuduhan pembunuhan berencana atas kematian Cherry Rehbein, 54 tahun, dan suaminya Stephen Rehbein, 58 tahun. Lange, putri kandung Cherry sekaligus anak tiri Stephen, mengaku melakukan pembunuhan tersebut bersama Williams setelah mereka dihentikan di dalam kendaraan yang membawa dua anak kecil. Jasad keduanya ditemukan di dalam kantong sampah di sebuah jurang di dekat Medina Lake.

Dilaporkan oleh AI

Michael Kendrick dan Ashley Johnson, yang didakwa sehubungan dengan kematian putra Johnson yang penyandang disabilitas, kini menghadapi dakwaan tambahan termasuk pembunuhan dan penyalahgunaan jenazah. Pasangan tersebut ditangkap Juli lalu setelah jenazah bocah itu ditemukan tak lama setelah Kendrick melaporkannya hilang. Polisi mengatakan bocah berusia 7 tahun itu telah meninggal selama berminggu-minggu.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak