Tottenham Hotspur akan menghadapi Manchester City dalam pertemuan Premier League pada hari Minggu, setelah kemajuan kedua tim di Liga Champions. Sementara City bertujuan untuk mempersempit jarak dengan pemuncak liga Arsenal, Tottenham kesulitan di kompetisi domestik, berada di peringkat 14 tanpa kemenangan dalam lima laga liga terakhir. Pertandingan ini menyoroti performa yang kontras, dengan cedera kunci yang memengaruhi kedua tim.
Kedua Tottenham dan Manchester City lolos di Liga Champions pertengahan minggu, dengan Tottenham mengamankan posisi kedua di grupnya untuk mencapai babak 16 besar, dan City meraih kemenangan kandang atas Galatasaray. Laga Premier League ini memberi City kesempatan untuk mengurangi defisit empat poin dari Arsenal di puncak, seperti dikatakan asisten pelatih Pep Ljinders. Ia menekankan fokus pada performa mereka sendiri: “Ini tentang kami. Saya pernah ikut beberapa perebutan gelar, ini tentang fokus pada pertandingan berikutnya... Anda harus memberi tekanan dan mengejar, mereka harus merasakan kami. Hanya mungkin dengan memenangkan pertandingan sepak bola, dengan ini semoga kami bisa memberi tekanan.” Musim domestik Tottenham mengecewakan, dengan tim di posisi 14 dan lebih dekat ke zona degradasi daripada empat besar. Mereka tanpa kemenangan dalam lima laga liga. Cedera melanda skuad: Dominic Solanke kembali on fire, tapi Micky van de Ven menghadapi masalah baru, disertai absennya Richarlison, James Maddison, dan Dejan Kulusevski. Manchester City mungkin kehilangan winger Jeremy Doku karena cedera betis yang dialami pertengahan minggu, membuka jalan bagi Rayan Cherki untuk starter. Rodri kembali setelah skorsing di Eropa. Susunan pemain yang diharapkan: Tottenham: Vicario, Spence, Romero, Danso, Udogie, Palhinha, Gray, Odobert, Gallagher, Simons, Solanke. Manchester City: Donnarumma, Guehi, Khusanov, Nunes, O’Reilly, Rodri, Semenyo, Reijnders, Bernardo Silva, Cherki, Haaland. Statistik historis menekankan tantangan Tottenham. Dalam dua musim terakhir, mereka mengumpulkan poin lebih sedikit daripada Wolves dan West Ham, dengan 31 kekalahan—kedua terbanyak setelah Wolves. Kekalahan akan menandai musim kedelapan berturut-turut dengan 10 kekalahan atau lebih. Terutama, Pep Guardiola kalah lebih banyak laga liga dari Tottenham daripada lawan mana pun (delapan). Di bawah pelatih Thomas Frank, Spurs punya rekor poin per laga kandang terburuk dalam sejarah Premier League di 0,82. Pertandingan disiarkan langsung di Sky Sports Main Event dan Sky Sports Premier League, streaming via platform Sky atau Now.