Pemerintahan Trump beralih ke undang-undang perdagangan baru untuk kebijakan tarif

Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat Jamieson Greer mengatakan pemerintah tengah mengupayakan tarif baru melalui investigasi berkelanjutan terhadap praktik perdagangan yang tidak adil di lebih dari 70 negara. Langkah ini diambil menyusul putusan Mahkamah Agung dan pengadilan yang sebelumnya memblokir kewenangan tarif yang luas.

Greer mengatakan kepada CNBC bahwa temuan dari investigasi tersebut akan dirilis dalam beberapa minggu mendatang. Proposal yang diajukan dapat mencakup tarif untuk mengatasi masalah seperti kelebihan kapasitas struktural dan kerja paksa. Pemerintahan saat ini mengandalkan Bagian 301 dan 232 dari undang-undang perdagangan setelah kehilangan akses terhadap International Emergency Economic Powers Act dan tindakan sementara di bawah Bagian 122. Investigasi Bagian 301, yang diawasi oleh Greer, memeriksa praktik perdagangan tidak adil dan dapat berujung pada pengenaan tarif atau pembatasan lainnya. Menteri Perdagangan Howard Lutnick dapat meluncurkan penyelidikan Bagian 232 terpisah yang berfokus pada ancaman keamanan nasional akibat impor. Departemen tersebut telah memulai beberapa tindakan serupa sejak Presiden Donald Trump kembali menjabat. Proses ini biasanya memakan waktu tiga hingga sembilan bulan dan melibatkan masukan publik sebelum tarif apa pun diusulkan.

Artikel Terkait

U.S. Trade Representative Jamieson Greer announcing results of Section 301 trade investigations.
Gambar dihasilkan oleh AI

USTR Says Section 301 Trade Investigation Results Due in Coming Weeks

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

U.S. Trade Representative Jamieson Greer said Tuesday that results of Section 301 trade investigations into more than 70 countries, including South Korea, China and Japan, will be released over the next few weeks.

The U.S. Trade Representative (USTR) is holding public hearings this week in Washington on its Section 301 investigations—launched in March into South Korea, China, Japan, the European Union and 13 others—over structural excess capacity in manufacturing. The hearings could lead to tariffs or other measures. A South Korean official presented Seoul's position on the opening day.

Dilaporkan oleh AI

The U.S. Trade Representative (USTR) has initiated Section 301 investigations into South Korea and 59 other economies for failing to adequately ban imports of goods produced with forced labor. This move comes as the Donald Trump administration seeks to introduce new tariffs to replace country-specific emergency tariffs struck down by the Supreme Court last month. South Korea's government plans to engage in close consultations with the U.S. to safeguard national interests.

The Donald Trump administration announced on April 2 that it will impose 50 percent tariffs on imported steel, aluminum and copper based on the full value paid by U.S. customers. It also adjusted tariffs on derivative metal products and introduced a 100 percent duty on patented pharmaceuticals not made in the U.S. South Korea and others are exempt from the pharmaceutical tariff.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak