Trump mencalonkan mantan polisi negara bagian Oklahoma untuk memimpin ICE

Presiden Trump telah mencalonkan Lance Schroyer, mantan polisi negara bagian Oklahoma dan anggota Marinir, untuk menjabat sebagai direktur U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE). Langkah ini diambil setelah lembaga tersebut melalui pengawasan selama berbulan-bulan dan menyusul pengunduran diri pelaksana tugas direktur sebelumnya.

Trump mengumumkan pencalonan tersebut melalui platform Truth Social miliknya, menyebut Schroyer sebagai "PATRIOT dengan pengalaman operasional nyata" yang mencintai para staf ICE. Schroyer saat ini bekerja sebagai penasihat senior untuk Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin dan mengawasi koordinasi penegakan hukum imigrasi.

Mullin memuji pilihan tersebut di X, dengan menyoroti lebih dari 29 tahun pengalaman Schroyer di bidang penegakan hukum. Ia mendesak Senat untuk segera memberikan konfirmasi guna membantu mewujudkan tujuan penegakan hukum imigrasi pemerintahan saat ini.

ICE telah beroperasi tanpa direktur yang dikonfirmasi Senat sejak pemerintahan Obama. Todd Lyons mengundurkan diri sebagai pelaksana tugas direktur pada akhir Mei, dan David Venturella telah memimpin lembaga tersebut sebagai pelaksana tugas sejak Juni.

Artikel Terkait

Illustration of President Trump appointing Bill Pulte as acting intelligence chief, with FISA documents visible.
Gambar dihasilkan oleh AI

Trump names housing regulator Bill Pulte as acting intelligence chief, complicating FISA Section 702 renewal

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

President Donald Trump has tapped Bill Pulte, the director of the Federal Housing Finance Agency, to become acting director of national intelligence, a move that has helped derail congressional efforts to extend a key U.S. surveillance authority under FISA Section 702 ahead of a Friday deadline.

President Trump has formally nominated Todd Blanche to serve as the next attorney general. The White House submitted the nomination to the Senate this week, setting up a potential confirmation process.

Dilaporkan oleh AI

President Trump has nominated former Securities and Exchange Commission Chair Jay Clayton to serve as Director of National Intelligence. The move replaces outgoing chief Tulsi Gabbard and follows controversy over an acting appointment.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak