Pasokan pangan UAE stabil saat harga buah dan sayur turun

Abdulla bin Touq Al Marri, Menteri Ekonomi dan Pariwisata UAE, menyatakan bahwa pasokan pangan tetap stabil dengan buah dan sayur melimpah yang menyebabkan harga turun. Ia menghubungkannya dengan pengiriman baru dari berbagai negara dan mengharapkan tren ini berlanjut. Pernyataan itu disampaikan selama kunjungan inspeksi di pasar Al Aweer, Dubai.

Dubai: Abdulla bin Touq Al Marri, Menteri Ekonomi dan Pariwisata, menegaskan stabilitas pasokan pangan di UAE selama kunjungan inspeksi pada Senin di Pasar Buah dan Sayur di Al Aweer, Dubai. Saat berbicara dengan Badan Berita Emirates (WAM) di sela-sela kunjungan, ia mencatat kelimpahan produk yang signifikan di pasar buah dan sayur bersamaan dengan penurunan harga yang nyata. Menteri tersebut menghubungkan penurunan harga dengan aliran pengiriman baru produk pertanian dan tanaman dari berbagai negara di dunia. Ia memperkirakan tren penurunan akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan seiring datangnya pasokan tambahan. Kunjungan bertujuan meninjau aktivitas pasar, memantau tingkat harga, menilai ketersediaan produk, serta memastikan kesiapan pasar memenuhi kebutuhan pangan negara. Bin Touq menjelaskan situasi pasar mencerminkan pasokan besar tanaman dari sumber global, dengan harga mencatat penurunan jelas. Beberapa komoditas kini dijual lebih murah daripada beberapa hari lalu. Selama kunjungan, ia menyaksikan pembongkaran beberapa pengiriman pangan baru, dan pedagang mengonfirmasi operasi berlangsung dan akan dilanjutkan dalam hari-hari mendatang. Pedagang menyatakan pengiriman tambahan komoditas pangan esensial ini akan meningkatkan pasokan pasar, mendukung penurunan harga lebih lanjut demi manfaat konsumen. Dalam penutup, Bin Touq mendesak konsumen tetap tenang, membeli hanya kebutuhan sebenarnya, dan hindari penimbunan berlebih. Ia tekankan produk tersedia dan dapat dijangkau tanpa kekurangan, serta Kementerian terus pantau kondisi pasar, tangani keluhan, dan atasi tantangan. Secara terpisah, di tengah potensi gangguan perdagangan regional, UAE perkuat rantai pasok dengan retailer laporkan stok harian, amankan logistik alternatif, dan gunakan pesawat kargo sewaan untuk komoditas esensial, dengan pemerintah tanggung biaya angkut yang naik.

Artikel Terkait

Realistic illustration of a South Korean oil tanker from UAE amid Iran conflict, with news headlines, Middle East map, and evacuation scenes.
Gambar dihasilkan oleh AI

South Korea secures over 6 million barrels of crude from UAE amid Iran conflict

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

South Korea will import more than 6 million barrels of crude oil from the United Arab Emirates in an emergency move to stabilize fuel prices amid the escalating Middle East conflict. The presidential office announced the decision on Friday, stating it aims to ease domestic energy market pressures. Efforts to evacuate South Korean nationals from the region are also underway.

Prime Minister Mostafa Madbouly held a high-level meeting at Obour Wholesale Market on Saturday to review food supply conditions, market operations, and government efforts to stabilise prices. He stressed the centrality of developing wholesale markets to regulate commodity flows and ensure price stability. Cairo Governor Ibrahim Saber noted the market has cut post-harvest losses to 3-5%, saving EGP 1.2 billion annually.

Dilaporkan oleh AI

Egypt’s Prime Minister Mostafa Madbouly met with Minister of Supply and Internal Trade Sherif Farouk to review preparations for securing food supplies and maintaining market stability ahead of Eid Al-Adha.

One month into disruptions from the Middle East conflict, Trade Cabinet Secretary Lee Kinyanjui warned that Kenya's exports—especially to the key Middle East market worth Ksh164.6 billion—are facing doubled transit times of up to 20 days due to Red Sea and Gulf restrictions, spoiling time-sensitive flowers, coffee, and other goods while hiking freight costs. The government is pursuing alternative routes, port upgrades at Mombasa and Lamu, and market diversification.

Dilaporkan oleh AI

Malacañang assured the public on Tuesday, March 10, that the Philippines has sufficient supplies of fuel and basic commodities despite rising global oil prices due to the ongoing Middle East crisis. There is no reason for panic buying, the Palace said. Government agencies are closely monitoring the situation to ensure market stability.

Egypt's Minister of Planning and Economic Development Ahmed Rostom said the national economy has withstood five major external shocks over the past six years, while delivering positive performance indicators. He spoke during a presentation of Egypt’s economic development plan at an American Chamber of Commerce conference. Rostom highlighted new initiatives to support startups and foster a better business environment.

Dilaporkan oleh AI

The United Arab Emirates and Japan have agreed to promote cooperation aimed at securing a stable crude oil supply amid the closure of the Strait of Hormuz.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak