Pinjaman FHLB untuk perusahaan asuransi AS mencapai rekor $177,85 miliar

Pinjaman dari Federal Home Loan Banks kepada perusahaan asuransi AS naik 10,4% menjadi $177,85 miliar per 31 Desember 2025, menurut FHLBanks Office of Finance. Angka ini mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa pada akhir periode dan menjadi tahun kedua berturut-turut pertumbuhan dua digit. Perusahaan asuransi memperluas partisipasi mereka dalam sistem ini di tengah maraknya investasi spread.

Perusahaan asuransi AS semakin memperdalam keterlibatan mereka dengan sistem Federal Home Loan Bank pada tahun 2025, mendorong pinjaman hingga mencapai rekor $177,85 miliar pada akhir tahun. Data dari FHLBanks Office of Finance menunjukkan peningkatan sebesar 10,4% dari tahun sebelumnya, yang merupakan kejadian ketiga pertumbuhan dua digit dalam empat tahun terakhir. Lonjakan ini mencerminkan strategi perusahaan asuransi untuk memanfaatkan sistem tersebut demi pendanaan di tengah kondisi pasar yang menguntungkan untuk investasi spread. Sektor asuransi jiwa AS mengalami ekspansi yang sangat kuat, dengan saldo kontrak tipe deposito sebelum reasuransi naik 18,3% bersih setelah dikurangi penyerahan dan penarikan. Kecepatan tersebut merepresentasikan pertumbuhan terbesar dalam setidaknya 24 tahun terakhir, yang menandakan permintaan yang kuat untuk produk-produk ini. Perusahaan asuransi masih memiliki kapasitas pinjaman yang signifikan, terutama di segmen properti dan kerugian. Hal ini memposisikan mereka untuk berpotensi meningkatkan pinjaman FHLB lebih lanjut jika peluang muncul. Tren ini menggarisbawahi meningkatnya ketergantungan perusahaan asuransi pada sistem ini untuk likuiditas dan investasi.

Artikel Terkait

HDFC Bank announced steady performance in its fourth quarter, with deposits increasing 15% year-over-year and advances rising 12%. Average deposits reached Rs 28.51 lakh crore, while period-end deposits stood at Rs 31.06 lakh crore. The update comes amid recent headlines over the abrupt departure of director Atanu Chakraborty.

Dilaporkan oleh AI

Indian banks achieved a record consolidated net profit exceeding ₹4 lakh crore in FY26. Top lenders including State Bank of India, HDFC Bank, and ICICI Bank contributed more than half of the total.

The Central Bank of Egypt announced that net foreign assets in the country’s banking sector increased to $22.903 billion in April 2026.

Dilaporkan oleh AI

Egypt’s Central Bank reported that the banking sector’s net foreign assets dropped 7.1% in February 2026 to $27.39bn from $29.51bn in January. The decline stems from commercial banks funding a partial exit of foreign investors from local debt amid the Iran war fallout. Meanwhile, local liquidity rose to EGP 14.286trn.

Farmers & Merchants Bancorp posted solid first-quarter results for 2026, with earnings per share rising 7.6 percent.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak