Harga minyak AS meningkat secara signifikan menyusul serangan militer Amerika terhadap Iran. Tindakan tersebut dilakukan setelah adanya laporan serangan Iran terhadap tiga kapal komersial di Selat Hormuz.
Sebuah kapal tanker gas alam cair milik Qatar dilaporkan terkena serangan pesawat nirawak. Sumber keamanan maritim mengatakan sebuah kapal tanker minyak mentah berbendera Arab Saudi juga mengalami kerusakan.
Kekhawatiran akan adanya gangguan pada lalu lintas tanker melalui Selat Hormuz muncul kembali setelah insiden tersebut. Peristiwa ini telah menimbulkan kekhawatiran terkait jalur pelayaran di kawasan tersebut.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate bergerak naik sebagai respons atas perkembangan situasi tersebut.