USD/CAD menguji resistensi kunci di level 1.3728

Pasangan mata uang USD/CAD telah mencapai tinggi harian dekat 1.3725, mendekati level konfluensi kritis di 1.3728. Gerakan ini mencerminkan kelemahan berkelanjutan dolar Kanada terhadap dolar AS di tengah indikator ekonomi AS yang lebih kuat. Rilis data mendatang dapat memengaruhi perkembangan lebih lanjut.

Nilai tukar USD/CAD terus naik, dengan pasangan tersebut mencapai tinggi harian sekitar tanda 1.3725 pada 24 Februari 2026. Hal ini menempatkannya dekat dengan area resistensi signifikan di 1.3728, yang digambarkan sebagai level konfluensi kunci di mana beberapa faktor teknis sejajar. Menurut analis Zain Vawda, dolar Kanada, atau loonie, terus kehilangan posisi terhadap dolar AS, yang dikenal sebagai greenback. Pendorong utama di balik tren ini adalah kebangkitan dolar AS, didukung oleh data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan. Hal ini telah menyelimuti pengaruh potensial lainnya terhadap pasangan tersebut. Pelaku pasar sedang memantau dengan saksama beberapa katalis mendatang yang dapat menentukan apakah USD/CAD dapat mempertahankan keuntungan di atas level 1.3728. Ini termasuk angka PDB kuartal IV Kanada dan data indeks harga produsen (PPI) AS, keduanya dijadwalkan dirilis pada Jumat. Selain itu, pergerakan harga minyak tetap menjadi faktor, mengingat peran Kanada sebagai eksportir minyak utama. Dinamika saat ini menyoroti interaksi antara kekuatan ekonomi AS dan indikator Kanada, dengan momentum greenback menekan loonie. Para pedagang akan mengamati poin data ini untuk sinyal potensi terobosan atau pembalikan dalam lintasan pasangan tersebut.

Artikel Terkait

Illustration of Korean won plummeting past 1,500 against USD on Seoul billboard amid oil surge and Middle East tensions.
Gambar dihasilkan oleh AI

Korean won falls past 1,500 against dollar amid oil surge

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The South Korean won fell sharply past the 1,500-won level against the US dollar on Thursday as global oil prices surged amid escalating Middle East tensions. It opened at 1,505 won per dollar, down 21.9 won from the previous session, breaching the psychologically and technically critical threshold.

Meneruskan tren pelemahannya sejak menembus 90 pada akhir 2025, rupiah India turun 14 paise menjadi 92.42 terhadap dolar AS pada perdagangan awal Selasa, 17 Maret 2026. Kenaikan harga minyak mentah, aliran keluar dana asing terkait krisis Asia Barat, ekuitas domestik yang lesu, serta dolar yang lebih kuat membebani mata uang tersebut, karena para pedagang menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve AS.

Dilaporkan oleh AI

China's onshore yuan closed at its strongest level since May 2023, trading at 7.0066 per dollar, amid a weakening US dollar. This development, typically bullish for bitcoin, has not lifted the cryptocurrency, which lingers below $90,000. Factors like thin year-end liquidity and ETF outflows are muting the expected rally.

The Colombian dollar closed higher on Tuesday, reaching $3,659.85, driven by expectations of two Federal Reserve rate cuts in 2026. Meanwhile, Brent and WTI oil prices fell slightly amid tensions in the Strait of Hormuz. Traders are assessing economic data that could influence U.S. monetary policy.

Dilaporkan oleh AI

The Korean won fell below 1,500 per U.S. dollar early Wednesday for the first time in 17 years since the 2009 global financial crisis, driven by surging demand for the dollar amid escalating Middle East tensions. The exchange rate briefly reached 1,506 before retreating below 1,500, while the benchmark KOSPI plunged over 12 percent. Analysts predict the dollar's strength will persist until geopolitical risks ease.

The blue dollar closed higher on October 28, rising 15 pesos to 1470 pesos in sales, as the Central Bank's reserves fell by 288 million dollars. Other exchange rates, such as MEP and CCL, also saw slight variations. The Central Bank did not intervene in the foreign exchange market during the day.

Dilaporkan oleh AI

Bitcoin traded around $88,000 on Monday, recovering slightly from weekend lows but remaining close to its yearly bottom amid broader market uncertainties. Meanwhile, gold and silver pushed to record highs before pulling back, highlighting exhaustion in their surges. Analysts point to risks like a potential U.S. government shutdown as weighing on cryptocurrency sentiment.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak