Veeam tambal tiga kerentanan keamanan kritis di server cadangan

Veeam telah mengatasi tiga kerentanan keamanan tingkat kritis yang dapat membuat server cadangan rentan terhadap serangan eksekusi kode jarak jauh. Perusahaan tersebut mengeluarkan patch untuk mengurangi risiko ini. Pengumuman tersebut menyoroti kekhawatiran yang sedang berlangsung dalam keamanan siber untuk alat perlindungan data.

Veeam, penyedia solusi backup dan manajemen data, telah merilis patch untuk tiga kerentanan keamanan tingkat kritis yang teridentifikasi dalam perangkat lunaknya. Menurut pernyataan perusahaan, kerentanan-kerentanan ini dapat memungkinkan penyerang melakukan eksekusi kode jarak jauh (RCE) pada server cadangan yang terdampak, yang berpotensi mengompromikan lingkungan data sensitif yang ada di dalamnya. Celah-celah tersebut dirinci dalam laporan TechRadar yang diterbitkan pada 13 Maret 2026. Veeam menekankan pentingnya menerapkan pembaruan tersebut dengan segera untuk mencegah eksploitasi. Tidak ada detail spesifik mengenai sifat kerentanan atau versi yang terdampak yang disediakan dalam pengungkapan awal, tetapi peringkat kritis tersebut menggarisbawahi tingkat keparahannya. Perkembangan ini terjadi di tengah pengawasan yang semakin meningkat terhadap keamanan pada sistem backup, yang sangat vital bagi ketahanan organisasi. Veeam mendesak pengguna untuk meninjau dan menerapkan patch sebagai bagian dari praktik keamanan standar. Insiden ini menjadi pengingat akan ancaman yang terus berkembang dalam lanskap keamanan siber, khususnya untuk alat kelas enterprise.

Artikel Terkait

WatchGuard telah mengatasi kerentanan eksekusi kode jarak jauh kritis pada perangkat lunak firewall Firebox OS-nya. Perusahaan mendesak pengguna untuk segera memperbarui guna mengurangi risiko. Celah tersebut diidentifikasi oleh pembuat firewall itu sendiri.

Dilaporkan oleh AI

Hewlett Packard Enterprise memerintahkan pelanggannya untuk segera menambal perangkat lunak OneView karena kerentanan keamanan tingkat tinggi. Celah tersebut mendapat skor sempurna 10 dari 10 dalam penilaian tingkat keparahan.

Sebuah kerentanan keamanan pada perangkat lunak Dell dilaporkan tetap tidak ditambal selama hampir dua tahun, memungkinkan peretas China untuk mengeksploitasinya. Kerentanan ini melibatkan kredensial login yang dikodekan secara keras pada sebuah alat, memunculkan kekhawatiran tentang keamanan data.

Dilaporkan oleh AI

Sistem Linux menghadapi risiko signifikan dari kerentanan yang belum ditambal, menantang gagasan keamanan inheren mereka. Para ahli menekankan perlunya manajemen tambalan otomatis untuk melindungi perusahaan open-source secara efektif.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak