Kerentanan zero-day Dell tak ditambal selama hampir dua tahun

Sebuah kerentanan keamanan pada perangkat lunak Dell dilaporkan tetap tidak ditambal selama hampir dua tahun, memungkinkan peretas China untuk mengeksploitasinya. Kerentanan ini melibatkan kredensial login yang dikodekan secara keras pada sebuah alat, memunculkan kekhawatiran tentang keamanan data.

Laporan menunjukkan bahwa kerentanan zero-day pada perangkat lunak Dell telah tidak ditambal selama hampir dua tahun, menciptakan risiko keamanan yang signifikan. Menurut TechRadar, kerentanan ini berasal dari kredensial login yang dikodekan secara keras pada sebuah alat, yang dilaporkan telah dieksploitasi oleh peretas China. Masalah ini menyoroti tantangan berkelanjutan dalam patching perangkat lunak, terutama untuk alat perusahaan di mana kelalaian seperti itu dapat menyebabkan akses tidak sah. Tidak ada detail spesifik tentang produk yang terpengaruh atau tingkat eksploitasi yang diberikan dalam laporan awal, tetapi durasi status tidak ditambal —hampir dua tahun— menggarisbawahi urgensi remediasi. Dell belum mengeluarkan respons publik dalam informasi yang tersedia, meninggalkan pengguna berpotensi terpapar. Pakar keamanan siber menekankan pentingnya pembaruan tepat waktu untuk mengurangi risiko tersebut, terutama ketika aktor yang disponsori negara terlibat. Insiden ini menambah deretan kerentanan rantai pasok pada perusahaan teknologi besar, mengingatkan organisasi untuk mengaudit alat pihak ketiga secara ketat.

Artikel Terkait

Russian state-sponsored hackers quickly weaponized a newly patched Microsoft Office flaw to target organizations in nine countries. The group, known as APT28, used spear-phishing emails to install stealthy backdoors in diplomatic, defense, and transport entities. Security researchers at Trellix attributed the attacks with high confidence to this notorious cyber espionage unit.

Dilaporkan oleh AI

A massive data breach in China has reportedly spilled 8.7 billion records after a gigantic database was left unlocked on the internet. The incident, detailed in recent reports, highlights vulnerabilities in data security practices. Authorities are yet to confirm the full extent of the exposure.

A vulnerability in a popular WordPress quiz plugin has impacted over 40,000 sites, allowing potential SQL injection attacks. Security researchers have identified the flaw, urging site owners to check for exposure. The issue was reported on February 4, 2026.

Dilaporkan oleh AI

A security vulnerability in the WordPress plugin Ally has been identified as an SQL injection flaw. This issue could potentially affect up to 250,000 websites using the plugin. The flaw was reported in a TechRadar article published on March 12, 2026.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak