Aplikasi foto ID bocorkan data pengguna memengaruhi lebih dari 150.000 orang

Beberapa aplikasi foto ID teratas telah membocorkan data pengguna karena kesalahan konfigurasi basis data, memengaruhi sekitar 150.000 individu. Pelanggaran ini menyoroti kerentanan pada alat keamanan seluler yang dirancang untuk verifikasi identitas. TechRadar melaporkan insiden tersebut pada 9 Februari 2026.

Bocoran data yang melibatkan aplikasi foto ID populer berasal dari basis data yang salah dikonfigurasi, menyebabkan akses tidak sah ke informasi sensitif pengguna. Menurut TechRadar, lebih dari 150.000 pengguna diperkirakan terdampak oleh kelalaian keamanan ini. Aplikasi-aplikasi ini, yang biasa digunakan untuk pemeriksaan identitas cepat melalui kamera ponsel pintar, bergantung pada penyimpanan cloud untuk memproses gambar dan detail pribadi. Paparan terjadi karena kesalahan dalam pengaturan basis data, masalah umum namun dapat dicegah dalam pengembangan aplikasi. Tidak ada aplikasi spesifik yang disebutkan dalam laporan awal, tetapi skala masalah ini menggarisbawahi risiko layanan identitas pihak ketiga. Pengguna disarankan untuk memantau akun mereka dan memperbarui izin aplikasi, meskipun langkah remediasi dari pengembang masih belum jelas pada tahap ini. Peristiwa ini menambah kekhawatiran berkelanjutan tentang privasi data di ekosistem seluler, di mana kenyamanan sering bertentangan dengan keamanan. Tanggal publikasi berita adalah 9 Februari 2026, menunjukkan penemuan kerentanan baru-baru ini.

Artikel Terkait

Dramatic illustration depicting the Coupang data breach, with data spilling from a cracked digital vault and investigators on scene.
Gambar dihasilkan oleh AI

Coupang data breach spanned June to November

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

A massive data breach at e-commerce giant Coupang exposed personal information of 33.7 million customers from June 24 to November 8. Officials revealed the attacker exploited the company's electronic signature key, prompting a thorough government investigation. The incident has heightened public concerns over South Korea's data protection capabilities.

Pelahaman data besar telah terungkap, melibatkan 149 juta kredensial yang dibiarkan terekspos secara online. Cache 98 GB mencakup nama pengguna dan kata sandi unik dari layanan keuangan, media sosial, dan aplikasi kencan. Penemuan ini menyoroti kerentanan berkelanjutan dalam keamanan digital.

Dilaporkan oleh AI

Pemindaian baru-baru ini terhadap jutaan aplikasi Android mengungkap kebocoran data signifikan dari perangkat lunak AI, melebihi ekspektasi dalam skala. Rahasia hardcoded masih ada di sebagian besar aplikasi AI Android saat ini. Temuan ini menyoroti risiko privasi berkelanjutan di teknologi seluler.

Para penjahat telah mendistribusikan ekstensi AI palsu di Google Chrome Web Store untuk menargetkan lebih dari 300.000 pengguna. Alat-alat ini bertujuan mencuri email, data pribadi, dan informasi lainnya. Masalah ini menyoroti upaya berkelanjutan untuk mendorong perangkat lunak pengawasan melalui saluran resmi.

Dilaporkan oleh AI

Discord mengumumkan akan menjadikan semua akun default ke pengalaman sesuai remaja mulai awal Maret, memerlukan verifikasi usia untuk mengakses konten dewasa dan server terbatas. Langkah ini bertujuan meningkatkan keselamatan anak tetapi memicu reaksi balik atas kekhawatiran privasi setelah pelanggaran data baru-baru ini. Opsi verifikasi mencakup estimasi wajah di perangkat atau mengirimkan ID pemerintah.

Kelemahan keamanan baru yang dikenal sebagai Silent Whisper membahayakan miliaran pengguna WhatsApp dan Signal. Penyerang dapat memantau aktivitas tanpa terdeteksi, menyebabkan pengurasan baterai dan pengungkapan rutinitas harian. Seorang ahli telah membuat alat yang mengeksploitasi kerentanan ini untuk memata-matai pengguna secara tak terdeteksi.

Dilaporkan oleh AI

Korean Air, maskapai penerbangan utama Korea Selatan, terdampak serangan rantai pasok yang berasal dari Oracle, menyebabkan paparan informasi ribuan karyawannya. Insiden ini menyoroti kerentanan dalam layanan perangkat lunak pihak ketiga. Detail muncul dalam laporan keamanan terbaru.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak