Waymo akan memperluas layanan tumpangan otonom penuh ke empat kota

Waymo akan segera menawarkan layanan taksi robot otonom penuh di Denver, San Diego, Las Vegas, dan Tampa. Perusahaan milik Alphabet ini akan memulainya dengan karyawan sebelum membuka layanan tersebut untuk umum. Kota-kota ini akan bergabung dengan wilayah lain yang sudah beroperasi tanpa pengawas manusia.

Alphabet mengumumkan perluasan ini pada hari Rabu. Kendaraan Waymo di empat kota tersebut awalnya hanya akan membawa karyawan perusahaan. Layanan ini nantinya akan tersedia bagi penumpang lainnya.

Lokasi-lokasi baru ini bergabung dengan Dallas, Houston, Orlando, dan San Antonio, sehingga totalnya menjadi lebih dari 10 kota dengan layanan otonom penuh. Waymo juga sedang melakukan pengujian di London.

Perusahaan ini sempat menghadapi penarikan kembali (recall) di masa lalu terkait zona konstruksi dan jalanan yang tergenang air. Mereka bersaing dengan perusahaan seperti Zoox, yang dimiliki oleh Amazon.

Artikel Terkait

Illustration of Tesla's unsupervised Robotaxi driving riderless through Dallas streets during launch in Texas cities Austin, Dallas, and Houston.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla launches unsupervised Robotaxi service in Austin, Dallas, and Houston

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla has launched unsupervised Robotaxi rides in Austin, Dallas, and Houston, Texas, with the service expanding to Dallas and Houston on April 18. Geofenced areas are active in Houston's Jersey Village neighborhood and Dallas' Highland Park, as shown in maps shared on X. A regular customer ride was confirmed in Dallas shortly after rollout, and Tesla showcased a 360-degree view of a ride without onboard safety monitors.

Waymo plans to roll out its new Ojai robotaxis for public use in Los Angeles, San Francisco and Phoenix within the next few weeks.

Dilaporkan oleh AI

Waymo has issued a recall covering its entire fleet of fifth-generation robotaxis after incidents showed the vehicles entering closed freeway construction zones at speed. The National Highway Traffic Safety Administration reported the action on vehicles operating in Phoenix and San Francisco. The company plans software updates and new protocols to address the issue.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak