Westgold Resources catatkan produksi emas dan pertumbuhan kas yang kuat di kuartal ketiga

Westgold Resources Limited melaporkan produksi 93.145 ons emas pada kuartal ketiga tahun fiskal 2026, dengan biaya berkelanjutan (AISC) sebesar $2.931 per ons di luar perjanjian pembelian bijih. Perusahaan mencatatkan kenaikan kas dasar sebesar $285 juta sebelum belanja modal pertumbuhan dan pengeluaran lainnya, sehingga meningkatkan kas perusahaan menjadi $856 juta. CEO Wayne Bramwell menekankan skala bisnis, ketahanan, dan eksposur penuh perusahaan terhadap harga emas.

Westgold Resources Limited memaparkan hasil kuartalan untuk periode Maret 2026 dalam sebuah webinar pada 28 April. CEO dan Managing Director, Wayne Bramwell, mempresentasikan poin-poin utama didampingi oleh Chief Operating Officer, Aaron Rankine, dan Chief Financial Officer, Tommy Heng. Perusahaan mencapai produksi dan perolehan kas yang solid, dengan beroperasi tanpa lindung nilai (unhedged) untuk menangkap potensi kenaikan harga emas. Bramwell mencatat bahwa hasil ini mencerminkan bisnis yang terus berkembang dalam skala dan fleksibilitas keuangan. Produksi emas mencapai 93.145 ons, dengan biaya berkelanjutan sebesar $2.931 per ons sebelum perjanjian pembelian bijih dan $3.338 setelah memperhitungkannya. Kinerja ini mendorong akumulasi kas dasar sebesar $285 juta sebelum dikurangi belanja modal pertumbuhan, eksplorasi, dan pos pengeluaran sekali jalan. Posisi kas perusahaan meningkat sebesar $202 juta, menutup kuartal ini dengan saldo kas, emas batangan, dan investasi likuid sebesar $856 juta. Bramwell menyoroti grafik kemajuan yang menunjukkan perkembangan stabil di seluruh operasional perusahaan sepanjang tahun berjalan.

Artikel Terkait

Mineros S.A. reported 60,782 equivalent gold ounces produced in Q1 2026, a 10% year-over-year increase. The growth was driven by improvements at its Hemco operation in Nicaragua. The company expects to hit the high end of its annual guidance.

Dilaporkan oleh AI

Liontown Limited held its Q2 2026 earnings call on March 11, 2026, highlighting significant progress at its Kathleen Valley project. The company announced over $208 million in revenue for the half-year, more than double the previous period. CEO Antonino Ottaviano described the period as an inflection point for the business.

Gold prices have fallen unexpectedly amid escalating geopolitical tensions in West Asia, diverging from their traditional safe-haven role. A strong U.S. dollar, rising Treasury yields, and profit-taking after recent gains are key factors suppressing prices. Analysts note a choppy near-term outlook but constructive long-term prospects.

Dilaporkan oleh AI

Precious metals gold and silver reached all-time highs in January 2026 before experiencing sharp volatility and cooling off by nearly 10%. Global and domestic markets saw significant gains last month, but prices are now expected to remain range-bound for weeks. Analysts predict back-and-forth movements within defined zones.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak