Harga emas terancam turun 2% sepekan di tengah konflik Asia Barat dan lonjakan minyak

Di tengah konflik Asia Barat yang sedang berlangsung—yang kini mencakup ketegangan Iran-AS yang meningkat—harga emas hampir stagnan pada hari Jumat tetapi menuju penurunan mingguan sebesar 2%. Melonjaknya harga minyak terus memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi suku bunga tinggi yang berkepanjangan, sehingga meredam permintaan aset safe-haven.

Melanjutkan penurunan sejak pecahnya perang di Asia Barat pada akhir Februari, harga emas berjangka menunjukkan pergerakan minimal namun mencatatkan penurunan mingguan sekitar 2%. Meroketnya harga minyak mentah telah meningkatkan kekhawatiran inflasi, mendorong para pedagang untuk bertaruh pada suku bunga tinggi yang berkelanjutan, yang membebani emas yang tidak memberikan imbal hasil. Laporan dari The Economic Times menyoroti dampaknya pada emas berjangka MCX dan cadangan bank sentral di tengah volatilitas pasar yang terus berlanjut.

Status emas sebagai aset safe-haven tetap tertantang oleh dinamika ini, meskipun terdapat risiko geopolitik dari konflik Iran-AS. Para analis dari LKP Securities dan pihak lainnya memperkirakan volatilitas dalam jangka pendek namun melihat potensi kenaikan jangka panjang dari pembelian bank sentral dan ketidakpastian global. Tidak ada target harga spesifik yang ditentukan saat ini.

Artikel Terkait

Despite the ongoing war in West Asia battering global markets, gold prices in domestic and global markets are down around 27% from their January peak. Even after a nearly 2% rally over the last couple of days, high crude oil prices are fueling inflation fears, curbing safe-haven demand for gold. The US dollar has emerged as the preferred safe asset.

Dilaporkan oleh AI

Gold prices have declined for a second consecutive week. Rising oil costs and worries over potential U.S. Federal Reserve interest rate hikes are weighing on the metal's appeal.

Global financial markets reacted on Monday to renewed surges in oil prices and geopolitical tensions in the Middle East, continuing the economic ripple effects first seen after the Iran conflict and Hormuz blockade earlier this year.

Dilaporkan oleh AI

Egypt's 21-karat gold prices climbed 4.74% to EGP 7,175 per gram by week's end, driven by a global rally and U.S. dollar fluctuations against the Egyptian pound. Ehab Wassef, head of the Gold and Precious Metals Division at the Federation of Egyptian Industries, said the local market was directly influenced by international trends and geopolitical tensions.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak