Penyakit Autoimun
Peneliti di Oregon Health & Science University telah menentukan situs spesifik pada reseptor NMDA yang menjadi sasaran antibodi berbahaya dalam gangguan otak autoimun langka yang dikenal sebagai «Brain on Fire». Penemuan ini, yang diterbitkan di Science Advances, dapat mengarah pada pengobatan yang lebih tepat dan deteksi lebih dini. Kondisi ini memengaruhi sekitar 1 dari 1 juta orang setiap tahun, terutama orang dewasa muda, menyebabkan gejala parah seperti kejang dan kehilangan memori.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti telah mengungkap bukti terkuat hingga saat ini bahwa virus Epstein-Barr, yang menyebabkan demam kelenjar, memicu lupus dengan memprogram ulang sel-sel kekebalan. Studi ini mengungkap bagaimana virus menginfeksi sel B, yang menyebabkan respons kekebalan hiperaktif yang menyerang jaringan sehat. Temuan ini dapat menjelaskan keberhasilan terapi tertentu dan mendukung pengembangan vaksin.