Kamboja
Polri pulangkan sembilan wni korban tppo online scam dari kamboja
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Polri berhasil memulangkan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdarahan orang (TPPO) modus penipuan daring dari Kamboja pada 26 Desember 2025. Para korban awalnya diiming-imingi pekerjaan sebagai operator komputer, namun dipaksa menjadi pelaku scamming online. Mereka melarikan diri dan meminta bantuan ke KBRI Phnom Penh setelah mengalami kekerasan fisik dan psikis.
Cambodian police raided an online fraud compound in Bavet, detaining more than 2,000 foreigners, including nearly 1,800 from mainland China. The operation highlights the Cambodian government's resolve to crack down on online scammers.
Dilaporkan oleh AI
Dozens of Kenyans are stranded in Cambodia after escaping labour exploitation camps, facing threats of re-trafficking and arrest by local authorities. At least 100 Kenyans are affected, left without travel documents or financial support. The Kenyan Embassy there has acknowledged the issue and is attempting assistance, though progress has been slow.
Jaksa federal telah menuduh Chen Zhi, ketua Prince Holding Group Kamboja, atas penipuan kawat dan pencucian uang dalam penipuan kripto global yang mengeksploitasi tenaga kerja paksa. Pemerintah AS menyita bitcoin senilai sekitar $15 miliar, menandai tindakan penyitaan terbesar dalam sejarah Departemen Kehakiman. Chen masih buron dan menghadapi hukuman hingga 40 tahun penjara jika dinyatakan bersalah.
Dilaporkan oleh AI
Jaksa federal telah menyita 127.271 bitcoin senilai sekitar 15 miliar dolar dari skema penipuan kripto besar-besaran yang dioperasikan dari kamp-kamp kerja paksa di Kamboja. Operasi tersebut, yang dipimpin oleh warga negara Tiongkok Chen Zhi, melibatkan perdagangan manusia dan penipuan investasi yang menargetkan korban di seluruh dunia. Chen menghadapi tuduhan konspirasi penipuan kabel dan konspirasi pencucian uang, menandai tindakan penyitaan terbesar dalam sejarah AS.