Mikroglia
Studi University of Kentucky kaitkan mikroglia dengan kurang tidur pada tikus model Alzheimer
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Para peneliti di University of Kentucky melaporkan bahwa mikroglia yang terlalu aktif—sel kekebalan di otak—dapat menyebabkan kurang tidur pada tikus dengan plak amiloid. Dalam penelitian tersebut, menipiskan sebagian besar mikroglia untuk sementara mampu mengembalikan lebih dari dua jam tidur per hari, meskipun kadar plak tidak berubah.
Peneliti di University of Utah menemukan bahwa kecemasan pada tikus diatur oleh dua kelompok microglia, sel kekebalan yang berfungsi sebagai akselerator dan rem. Penemuan ini menantang fokus tradisional pada neuron untuk masalah kesehatan mental. Temuan tersebut, yang diterbitkan di Molecular Psychiatry, menunjukkan pendekatan baru potensial untuk mengobati gangguan kecemasan.