Nanoteknologi
Tim yang dipimpin MIT menggunakan multislice electron ptychography untuk memetakan struktur 3D ferroelektrik relaksor
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Para peneliti MIT dan kolaborator telah berhasil mengarakterisasi struktur atom dan polar tiga dimensi dari ferroelektrik relaksor secara langsung menggunakan teknik yang disebut multislice electron ptychography. Mereka melaporkan bahwa fitur polarisasi utama berukuran lebih kecil daripada yang diprediksi oleh simulasi terkemuka—hasil yang dapat membantu menyempurnakan model yang digunakan untuk merancang perangkat penginderaan, komputasi, dan energi di masa depan.
Para peneliti di University of South Florida telah mengidentifikasi mekanisme yang membuat partikel karbon hitam memperkuat karet, menyelesaikan teka-teki ilmiah yang telah berlangsung hampir satu abad. Simulasi komputer mereka mengungkapkan bagaimana material tersebut menahan peregangan dengan cara melawan dirinya sendiri secara efektif.
Dilaporkan oleh AI
Para peneliti di KAIST telah mengamati secara langsung bagaimana gelombang kerapatan muatan membentuk pola yang tidak merata atau bercak di dalam material kuantum selama transisi fase. Dengan menggunakan mikroskopi 4D-STEM canggih, tim tersebut memetakan kekuatan dan koherensi pola elektron ini pada resolusi skala nano. Temuan ini mengungkapkan bahwa keteraturan elektronik tetap ada dalam kantong-kantong kecil bahkan di atas suhu transisi.
Peneliti di The University of Osaka telah mengembangkan pori-pori ultrakecil di membran nitrida silikon yang mendekati skala saluran ion alami. Struktur ini memungkinkan pembukaan dan penutupan berulang melalui reaksi kimia yang dikendalikan tegangan. Kemajuan ini dapat membantu pengurutan DNA dan komputasi neuromorfik.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti di Universitas Northwestern telah mengembangkan vaksin terapeutik yang lebih efektif untuk kanker terkait HPV dengan menyusun ulang komponen dalam nanopartikel berbasis DNA. Penyesuaian struktural ini secara signifikan meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk menargetkan dan menghancurkan tumor. Temuan tersebut, yang diterbitkan di Science Advances, menyoroti pentingnya pengaturan molekuler dalam desain vaksin.
Para ilmuwan dari Brasil dan Portugal telah menciptakan nanokomposit magnetik yang menargetkan sel kanker tulang sambil mempromosikan regenerasi tulang. Bahan tersebut menggunakan panas dari medan magnetik untuk menghancurkan tumor dan lapisan bioaktif untuk membantu penyembuhan. Inovasi ini dapat memungkinkan terapi yang kurang invasif untuk tumor tulang.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti dari Ohio State University dan Louisiana State University telah mempelopori teknik untuk mengamati interaksi molekuler ultrafast di cairan menggunakan spektroskopi harmonik tinggi. Dalam eksperimen mengejutkan dengan fluorobenzena dan metanol, mereka menemukan ikatan hidrogen halus yang menekan emisi cahaya. Terobosan ini, yang diterbitkan di PNAS, membuka jendela baru ke dinamika cairan yang esensial untuk kimia dan biologi.
Peneliti membuat 'film atom' yang menunjukkan pergerakan atom sebelum peluruhan akibat radiasi
24 Maret 2026 01.35Fisikawan NYU ciptakan kristal waktu levitasi suara yang melanggar hukum ketiga Newton
22 Maret 2026 13.21Peneliti temukan gesekan magnetik nirsentuh
20 Maret 2026 12.21Ilmuwan mengembangkan katalis atom tunggal untuk konversi CO2 menjadi metanol
10 Maret 2026 03.04Para ilmuwan mengembangkan nanopor berlapis lipid untuk energi biru yang ditingkatkan
29 Januari 2026 00.09Peneliti mengembangkan nanopartikel untuk menargetkan protein penyakit
25 Januari 2026 06.25Para ilmuwan memahat heliks kecil untuk mengendalikan aliran elektron
22 Januari 2026 22.55Peneliti membuka jalan pintas efisien menuju material kuantum
22 Januari 2026 01.37Fisikawan menantang prinsip Carnot pada skala atom
12 Januari 2026 14.53Ilmuwan Florida State rancang kristal dengan pola magnetik berputar