Aktivitas Matahari
Para ilmuwan NASA mengamati ledakan radio surya yang berlangsung selama 19 hari pada Agustus 2025, jauh melampaui rekor sebelumnya yang hanya lima hari. Peristiwa ini dilacak menggunakan beberapa wahana antariksa di seluruh tata surya dan dikaitkan dengan struktur helmet streamer pada Matahari.
Dilaporkan oleh AI
Para peneliti telah menemukan bukti adanya peristiwa proton matahari yang kuat yang menghantam Bumi sekitar tahun 1200 M dengan menganalisis lonjakan karbon-14 pada pohon-pohon kuno Jepang serta mencocokkannya dengan catatan abad pertengahan mengenai aurora merah.
Badai geomagnetik mengguncang Bumi pada 10 September 2025, meskipun Matahari tetap relatif tenang. Aktivitas ini dipantau melalui gambar matahari dan pembaruan dari NASA.
Dilaporkan oleh AI
Aktivitas matahari melonjak pada 7-8 September 2025, termasuk suar matahari M1.2. Ini mengikuti periode ketenangan relatif dan dapat memengaruhi cuaca antariksa. Pengamatan dilaporkan oleh para ahli matahari.