Luka

Ikuti
Medical illustration showing Enterococcus faecalis bacteria producing hydrogen peroxide to stall chronic wound healing, with catalase enzyme restoring skin cell migration.
Gambar dihasilkan oleh AI

Studi menghubungkan metabolisme Enterococcus faecalis dengan penyembuhan terhenti pada luka kronis

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Peneliti melaporkan bahwa Enterococcus faecalis—bakteri yang sering ditemukan pada luka kronis—dapat menghambat perbaikan kulit dengan menghasilkan hidrogen peroksida melalui jalur metabolisme, memicu respons stres yang menghentikan migrasi sel kulit kunci. Dalam eksperimen laboratorium, memecah peroksida dengan enzim antioksidan katalase membantu memulihkan pergerakan sel, menunjukkan pendekatan pengobatan potensial yang tidak bergantung pada antibiotik.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak