Sebanyak 31 raja dan perwakilan dari Diraja Nusantara meramaikan Gebyar Pesona Budaya Garut di Jalan Ahmad Yani, Garut, Jawa Barat, pada Sabtu. Kehadiran mereka bertujuan memperkuat pelestarian warisan budaya dan jejaring pariwisata. Acara ini merupakan agenda rutin tahunan untuk mempromosikan kearifan lokal.
Gebyar Pesona Budaya Garut berlangsung di pusat kota Garut, Jalan Ahmad Yani, pada Sabtu (26 April 2026). Sebanyak 31 raja dari Diraja Nusantara hadir untuk mendukung pelestarian tradisi leluhur dan memperkuat kolaborasi budaya.
Aam Pathulloh, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, menyebut undangan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal. "Bagi kami, momentum ini diharapkan memperkuat jejaring budaya antar daerah, mendorong kolaborasi, serta meningkatkan daya tarik pariwisata berbasis budaya di Garut," ujar Aam.
Cepi Kusuma, Ketua Dewan Adat Kabupaten Garut dan koordinator acara, menjelaskan bahwa Diraja Nusantara merupakan kumpulan trah kerajaan. "Kebetulan di Garut ada Gebyar Pesona Budaya Garut yang merupakan salah satu khazanah budaya yang memang bagian dari program mereka, bagaimana nilai-nilai luhur kearifan ini tetap terjaga," kata Cepi. Para raja mengklaim diri sebagai bagian dari trah Sunda, yang menambah daya tarik partisipasi mereka.
Acara tahunan ini diharapkan mengenalkan potensi Garut lebih luas melalui pariwisata budaya.