Adobe meluncurkan asisten AI Firefly untuk aplikasi Creative Cloud

Adobe telah mengumumkan Firefly AI Assistant, sebuah alat berbasis obrolan yang menangani alur kerja multi-langkah yang kompleks di seluruh aplikasi seperti Photoshop, Premiere, Illustrator, dan Lightroom. Adobe menyatakan bahwa asisten ini mengurangi hambatan bagi pengguna yang kurang berpengalaman namun tetap memberikan kendali penuh kepada para profesional. Alat ini akan memasuki tahap beta publik dalam beberapa minggu mendatang.

Firefly AI Assistant dari Adobe memungkinkan pengguna untuk mendeskripsikan hasil yang diinginkan melalui perintah bahasa alami, yang kemudian mengeksekusi tugas di seluruh rangkaian aplikasi Creative Cloud. Sebelumnya diperkenalkan sebagai Project Moonlight pada Oktober lalu, alat ini mengoordinasikan alur kerja antar aplikasi, sambil meminta umpan balik dan penyesuaian dari pengguna selama proses berlangsung. Adobe menekankan bahwa pengguna tetap memegang kendali, dapat melakukan intervensi di tengah tugas, dan menghasilkan file yang dapat disunting sepenuhnya dalam format asli. Perusahaan menggambarkan hal ini sebagai langkah untuk menurunkan 'hambatan masuk' yang diciptakan oleh kompleksitas aplikasi, menjembatani kesenjangan antara ide dan hasil bagi kreator kasual maupun ahli. Alat ini secara dinamis menawarkan kontrol yang relevan, seperti penggeser untuk penyesuaian adegan pada foto produk, dan mempelajari preferensi gaya individu seiring berjalannya waktu. Creative Skills menyediakan alur kerja bawaan, seperti pembuatan aset media sosial yang disesuaikan untuk platform seperti Instagram atau Facebook, yang dapat dikustomisasi oleh pengguna. Integrasi dengan Frame.io memungkinkan umpan balik dan berbagi antar tim. Adobe memosisikan langkah ini sebagai pergeseran strategis menuju AI yang memfasilitasi paradigma kerja baru, bukan sekadar meningkatkan aplikasi yang sudah ada.

Artikel Terkait

PlayStation CEO presenting AI tools for game development during earnings call, with visuals of animation and PS5 challenges.
Gambar dihasilkan oleh AI

PlayStation outlines AI tools to boost game development

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Sony executives detailed new uses for generative AI during the company's earnings call on May 8. PlayStation CEO Hideaki Nishino described tools that speed up animation and personalization on the platform. The remarks came alongside forecasts of lower PS5 sales due to memory shortages.

Salesforce has launched an upgraded version of Slack featuring over 30 new AI tools integrated into Slackbot, described as a personalized AI companion. The enhancements include transcription, note-taking, deep research, and reusable skills for task automation. Slackbot will now analyze users' workflows to personalize assistance and support business scaling.

Dilaporkan oleh AI

Building on its January AI enhancements and PDF Spaces feature, Adobe has introduced Student Spaces in Acrobat, an AI-powered tool designed for college students to create personalized study materials ahead of finals. Users upload course materials, and the AI generates study guides, flashcards, quizzes, podcasts, video overviews, presentations, mind maps, and lesson plans, with citations from the source content for accuracy.

Building on its January Cowork feature, Anthropic has launched a research preview for Claude Code and Cowork tools, enabling Pro and Max subscribers' Claude AI to directly control Mac desktops—pointing, clicking, scrolling, and navigating screens for tasks like opening files, using browsers, developer tools, and app interactions such as Google Calendar and Slack. Safeguards address security risks, amid competition from tools like OpenClaw.

Dilaporkan oleh AI

Google Workspace is expanding its AI capabilities with improved inbox assistance and the ability to have conversations directly with important work documents.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak