Air India akan memulai penerbangan langsung ke Hanoi dan Tokyo

Air India mengumumkan layanan non-stop baru ke Hanoi dan Tokyo sebagai bagian dari ekspansi Asia-nya. Maskapai ini akan meluncurkan lima penerbangan mingguan dari Delhi ke Hanoi mulai 1 Mei dan empat penerbangan mingguan dari Mumbai ke Bandara Haneda Tokyo mulai Juni. Rute-rute ini bertujuan memenuhi permintaan perjalanan yang meningkat dari India ke Vietnam dan Jepang.

Air India meningkatkan konektivitasnya di Asia dengan peluncuran penerbangan langsung ke tujuan utama di Vietnam dan Jepang. Maskapai ini akan mengoperasikan lima penerbangan non-stop mingguan antara Delhi dan Hanoi menggunakan pesawat Airbus A320neo, yang dilengkapi kabin Kelas Bisnis, Premium Ekonomi, dan Ekonomi. Layanan ini dimulai pada 1 Mei dan akan menambah lebih dari 7.000 kursi per bulan antara India dan Vietnam. Layanan ini melengkapi penerbangan harian Air India yang ada dari Delhi ke Ho Chi Minh City, memungkinkan penumpang menggunakan itinerary open-jaw untuk menjelajahi beberapa kota di Vietnam. Vietnam telah muncul sebagai pusat perjalanan yang berkembang pesat di Asia Tenggara, menarik lebih dari 20 juta pengunjung pada 2025 dan menempati peringkat sebagai tujuan ketiga paling banyak dikunjungi di wilayah tersebut. Negara ini semakin populer di kalangan pelancong rekreasi India dan kelompok korporat untuk pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran. Secara terpisah, Air India berencana meluncurkan empat penerbangan non-stop mingguan dari Mumbai ke Bandara Haneda Tokyo mulai Juni, dioperasikan dengan Boeing 787-8 Dreamliner. Rute ini akan memperkuat layanan maskapai yang ada dari Delhi ke Tokyo Haneda. Nipun Aggarwal, Kepala Petugas Komersial Air India, menyatakan bahwa “baik Jepang maupun Vietnam mengalami pertumbuhan kuat dalam permintaan perjalanan dari India.” Ia menambahkan bahwa ekspansi ini mendukung permintaan tersebut dan memperkuat ikatan bisnis dan ekonomi antarnegara. Jepang menyambut lebih dari 315.000 pengunjung India pada 2025, menandai kenaikan 35 persen dari 2024 dan hampir 80 persen di atas tingkat pra-pandemi, menurut Japan National Tourism Organization. Air India, di bawah Tata Group sejak privatisasinya, telah memperluas jaringan internasionalnya, terutama di Asia Tenggara dan Timur Jauh. Maskapai ini mempertahankan codeshare dengan All Nippon Airways, memungkinkan koneksi ke kota-kota seperti Fukuoka, Hiroshima, Nagoya, Okinawa, Osaka, dan Sapporo dari Tokyo. Awal tahun ini, pada 14 Februari, Air India meningkatkan rute Delhi-Tokyo Haneda menjadi penerbangan harian menggunakan Boeing 787-9 Dreamliner.

Artikel Terkait

Airport scene illustrating new 2026 nonstop airline routes connecting US, UAE to global destinations.
Gambar dihasilkan oleh AI

Several airlines announce new nonstop routes for 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Major airlines including Alaska, American, Delta, JetBlue, United, Starlux, Air Arabia, and Southwest have revealed plans for new nonstop international flights starting in 2026. These routes connect various U.S. and UAE cities to destinations in Europe, the Middle East, Asia, the Caribbean, and Central America. The expansions aim to enhance travel options for leisure and business passengers.

Air India Express is projected to post an operating profit in the second half of FY26, a first since its privatisation, as shared by management with employees at a townhall in Gurugram. This milestone reflects the airline's focused commercial strategy, sharper capacity deployment, and enhanced customer proposition yielding results.

Dilaporkan oleh AI

Centrum Air will increase its Tashkent-Delhi flights to three times a week starting March 29, 2026, up from two weekly services launched in October 2025. The expansion aims to meet rising demand from business and leisure travelers, using Airbus A320 aircraft. Affordable fares starting at USD 256 round-trip will enhance connectivity to Central Asia and beyond.

Direct flights from Dubai to Incheon resumed on March 6 amid the U.S. and Israel's airstrikes on Iran, stranding hundreds of thousands in the Middle East. The South Korean government is supporting the return of around 3,000 nationals stuck in the UAE through commercial and chartered flights. This development raises hopes for stranded Korean tourists to come home.

Dilaporkan oleh AI

Following its initial evacuation plans from war-affected Middle Eastern countries, Japan will dispatch a Self-Defense Forces transport plane to the Maldives on Saturday for standby support, while chartered flights from Oman and Saudi Arabia operate on Sunday to repatriate nationals amid U.S.-Israeli tensions with Iran. The government will cover costs and prioritize elderly people and pregnant women.

The fifth government-chartered flight evacuating people from the Middle East landed at Tokyo's Haneda Airport from Muscat, Oman, on Friday, carrying 42 Japanese nationals and four South Koreans from Oman and the UAE. This brings the total evacuated via these flights to 822.

Dilaporkan oleh AI

A joint US-Israeli attack on Iran has led to the cancellation or delay of at least 27 flights from Hong Kong to Middle East destinations, stranding hundreds of travellers at the city's airport. The Hong Kong government has issued a fresh warning against travel to Iran amid the strikes. Cathay Pacific has suspended all operations in the region.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak