Gangguan penerbangan konflik Timur Tengah: Lebih dari 15.000 pembatalan saat perang Iran memasuki hari ke-5

Saat konflik Timur Tengah memasuki hari kelima sejak serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari 2026, maskapai penerbangan telah membatalkan lebih dari 15.000 penerbangan ke wilayah tersebut di seluruh dunia, menyebabkan puluhan ribu penumpang terdampar. Membangun dari gangguan sebelumnya yang melebihi 21.000 pembatalan di pusat-pusat Teluk kunci, koridor udara aman baru sedang dibuka sementara sebagian besar maskapai memperpanjang penangguhan.

Dampak penerbangan dari konflik terus berlanjut, dengan data Flightradar24 dan Cirium Ltd. menunjukkan lebih dari 15.000 pembatalan sejak serangan balasan awal Iran. Pesawat masih berada di luar posisi dan kru salah tempat, dengan gangguan lebih lanjut diprediksi hingga 6 Maret.  nnLangkah positif termasuk UAE mengumumkan koridor udara aman untuk hingga 48 penerbangan per jam, memungkinkan lebih dari 80 penerbangan tambahan untuk membawa lebih dari 27.000 penumpang dalam upaya evakuasi.  nnpembaruan maskapai utama di tengah pembatasan yang sedang berlangsung:  n- Air France-KLM: Menangguhkan Tel Aviv untuk musim dingin; Dammam, Riyadh, Dubai hingga 9 Maret.  n- British Airways: Membatalkan Amman, Abu Dhabi, Bahrain, Dubai, Doha, Tel Aviv hingga Selasa; layanan Muscat terbatas.  n- Cathay Pacific: Dubai dan Riyadh hingga 14 Maret.  n- Delta: New York-Tel Aviv hingga 9 Maret.  n- EasyJet: Penerbangan Siprus Selasa setelah serangan drone di basis Inggris.  n- Emirates: Penangguhan Dubai hingga 4 Maret; lebih dari 2.000 penerbangan dibatalkan sejak Sabtu, evakuasi terbatas.  n- Etihad: Hingga Kamis.  n- Lufthansa Group: Tel Aviv, Beirut, Amman, Erbil, Dammam, Tehran hingga 8 Maret; menghindari ruang udara tertentu; penerbangan evakuasi Oman.  n- Oman Air: Diperpanjang ke Dammam dan lainnya.  n- Qatar Airways: Semua operasi dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut; pembaruan Jumat.  n- Aeroflot: Dua penerbangan repatriasi UAE-Rusia Rabu.  n- Virgin Atlantic: Dubai, Riyadh hingga Selasa; kemungkinan perubahan lebih lanjut.  nnQatar Airways telah memperpanjang penghentian hingga Jumat karena ketegangan berlanjut.

Artikel Terkait

Stranded crowds at Dubai airport amid 21,000+ flight cancellations due to Middle East conflict.
Gambar dihasilkan oleh AI

Middle East Conflict Flight Disruptions: Over 21,000 Flights Canceled as Hubs Remain Closed

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Since US-Israeli strikes on Iran began on February 28, 2026, escalating into a regional air war, over 21,000 flights have been canceled across Gulf hubs including Dubai, Doha, and Abu Dhabi, stranding tens of thousands. Following initial limited resumptions on March 2, major airports stayed restricted into March 3-4, with airlines like Emirates, Etihad, and Qatar Airways prioritizing repatriation amid government evacuation calls.

Airspace restrictions across the Middle East, ongoing since US and Israeli airstrikes on Iran began on February 28, 2026, continue to disrupt aviation. Following initial suspensions reported earlier this week, over 13,000 flights have now been canceled, stranding more than 20,000 passengers in the UAE alone. Gulf carriers like Emirates, Qatar Airways, and Etihad have extended halts, while launching limited relief flights from alternative hubs amid persistent safety concerns.

Dilaporkan oleh AI

The US-Israel-Iran war starting February 28, 2026, has caused over 37,000 flight cancellations in the Middle East through March 8, alongside airspace closures, nearly $1 billion in aviation losses, and oil prices up over 15%. Airlines including Qatar Airways, Emirates, and Etihad are resuming limited schedules, while Air India adds extra flights amid surging airfares and battered stocks.

A joint US-Israeli attack on Iran has led to the cancellation or delay of at least 27 flights from Hong Kong to Middle East destinations, stranding hundreds of travellers at the city's airport. The Hong Kong government has issued a fresh warning against travel to Iran amid the strikes. Cathay Pacific has suspended all operations in the region.

Dilaporkan oleh AI

Airline ticket prices have risen sharply on routes between Asia and Europe following the closure of major Gulf airports amid the U.S.-Israel war against Iran. Key hubs like Dubai have been shut for a fourth day, leading to widespread cancellations and rebookings. Passengers face limited availability and higher costs as airlines reroute flights.

According to the World Travel & Tourism Council, the escalation of tensions in Iran is disrupting air transport and tourist flows in the Middle East, leading to losses of at least 600 million dollars per day in international visitor spending. Major regional hubs are facing temporary closures and restrictions, weakening global connectivity. Despite these effects, the sector remains resilient and can recover quickly with appropriate support.

Dilaporkan oleh AI

Escalating conflict in West Asia has led to airspace closures in Dubai, stranding 84 MBA students and 4 faculty members from Pune's Indira School of Business Studies. All are safe and accommodated in a hotel in Bur Dubai. Additionally, 23 tourists from Thane district are also stuck.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak