Pria Arizona divonis lima tahun karena pembakaran Cybertruck

Seorang pria berusia 35 tahun dari Mesa, Arizona, dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena membakar Tesla Cybertruck dan merusak dealer pada April 2025. Ian William Moses mengaku bersalah atas tuduhan tersebut di tengah gelombang serangan terhadap properti Tesla. Insiden ini menyoroti ketegangan yang meningkat seputar vandalisme bermotif politik.

Pada 28 April 2025, tak lama sebelum pukul 2 pagi, Ian William Moses, penduduk berusia 35 tahun dari Mesa, Arizona, mendekati dealer Tesla setempat sambil mengenakan hoodie gelap dan masker. Rekaman pengawasan menangkapnya meletakkan kayu pemantik api di samping bangunan, menuang bensin ke kayu, struktur bangunan, dan tiga kendaraan Tesla, termasuk Cybertruck. Kemudian ia menyalakan bahan-bahan tersebut, menyebabkan kehancuran Cybertruck dan kerusakan pada dinding luar dealer. Moses melarikan diri dari lokasi dengan sepeda dan ditangkap sekitar seperempat mil jauhnya sekitar pukul 3 pagi, masih mengenakan pakaian yang sama. Polisi menemukan peta tangan di kepemilikannya yang menandai lokasi dealer dengan 'T'. Ia mengaku bersalah pada 27 Oktober 2025 atas lima dakwaan merusak properti dan kendaraan dalam perdagangan antarnegara bagian dengan api. Pada 16 Januari 2026, Moses dijatuhi hukuman 60 bulan penjara diikuti 36 bulan pembebasan bersyarat. Sidang ganti rugi dijadwalkan pada 13 April. Jaksa AS Timothy Courchaine menyatakan, 'Pembakaran tidak pernah bisa menjadi bagian yang dapat diterima dari politik Amerika. Tindakan Mr. Moses membahayakan masyarakat dan petugas tanggap darurat dan dengan mudah bisa berubah menjadi mematikan.' Ia menambahkan, 'Hukuman lima tahun ini mencerminkan beratnya kejahatan ini dan menegaskan bahwa serangan bermotif politik terhadap komunitas dan bisnis Arizona akan dihadapi dengan pertanggungjawaban penuh.' Serangan itu terjadi selama gelombang insiden yang lebih luas yang menargetkan dealer Tesla, kendaraan, dan stasiun pengisian pada musim semi 2025, dengan laporan setidaknya 51 kejadian di AS dan 17 di luar negeri, termasuk vandalisme seperti menggores dan coretan. Setidaknya lima gugatan federal terkait pembakaran di situs Tesla telah diajukan.

Artikel Terkait

Surveillance-style photo of a burning Cybertruck inside a Tesla dealership during arson attack in Mesa, Arizona.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pria Mesa dijatuhi hukuman lima tahun atas pembakaran di dealer Tesla

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Ian William Moses, pria 35 tahun dari Mesa, Arizona, dijatuhi hukuman lima tahun penjara federal karena membakar dealer Tesla dan menghancurkan Cybertruck pada April 2025. Serangan yang terekam video pengawasan itu digambarkan bermotif politik dan membahayakan keselamatan publik. Jaksa menekankan bahwa tindakan semacam itu akan dipertanggungjawabkan sepenuhnya.

Petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Stevens, Washington, berhasil memadamkan kendaraan Tesla yang sengaja dibakar pada Sabtu pagi. Deputi setempat dengan cepat menangkap tersangka di lokasi kejadian. Insiden ini menyoroti bahaya yang terkait dengan pembakaran kendaraan listrik.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 26 tahun dari Connecticut menghadapi tuduhan pembunuhan karena diduga mengemudikan Tesla Cybertruck sewaan ke arah lalu lintas berlawanan, menyebabkan tabrakan fatal pada Hari Natal yang menewaskan bocah laki-laki berusia 14 tahun dan melukai tiga orang lainnya. Insiden itu terjadi di Hartford, yang digambarkan otoritas sebagai pemandangan mengerikan. Pengemudi melarikan diri tetapi kemudian menyerahkan diri kepada polisi.

Pihak berwenang federal menuduh seorang pria berusia 54 tahun dari Koreatown melakukan upaya kerusakan properti federal yang jahat setelah diduga melempar koktil Molotov ke Gedung Federal Los Angeles, yang menampung kantor Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai. Tersangka diduga menggambarkan aksinya sebagai serangan teroris yang dimotivasi oleh kemarahan atas penegakan imigrasi AS. Tidak ada luka yang dilaporkan.

Dilaporkan oleh AI

Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas akan mulai patroli jalanan dengan armada Tesla Cybertruck terbesar di negara itu pada November, setelah donasi dari miliarder teknologi Ben Horowitz dan istrinya Felicia. Sepuluh kendaraan itu, bernilai sekitar 2,7 juta dolar, bertujuan meningkatkan keselamatan petugas dan keberlanjutan. Langkah ini memicu kekhawatiran tentang pengaruh swasta dan penarikan kendaraan.

Departemen Kepolisian Kemah di Texas menerima donasi Tesla Cybertruck untuk diuji sebagai kendaraan patroli, memicu ejekan luas dari warga di media sosial. Pickup listrik yang diberikan gratis oleh Enterprise Leasing akan dievaluasi untuk operasi harian tanpa menggunakan dana wajib pajak. Komentar publik menyoroti keraguan tentang kepraktisan dalam pengejaran dan skenario banjir.

Dilaporkan oleh AI

Seorang penduduk Des Plaines menghadapi tuduhan mengemudi dalam pengaruh alkohol setelah kecelakaan yang melibatkan Tesla Model 3 miliknya pada 11 Januari. Polisi melaporkan bahwa kendaraan tersebut dalam mode pengemudian otomatis ketika kehilangan kendali dan menabrak Jaguar yang terparkir. Pengemudi mengakui mengonsumsi alkohol sebelumnya dan menolak tes kewaspadaan.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak