Petugas pemadam kebakaran memadamkan kebakaran Tesla yang disengaja di Washington

Petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Stevens, Washington, berhasil memadamkan kendaraan Tesla yang sengaja dibakar pada Sabtu pagi. Deputi setempat dengan cepat menangkap tersangka di lokasi kejadian. Insiden ini menyoroti bahaya yang terkait dengan pembakaran kendaraan listrik.

Pagi Sabtu di Ford, sebuah komunitas kecil di Kabupaten Stevens, Washington, seseorang dengan sengaja membakar kendaraan Tesla, memicu respons cepat dari layanan darurat. Tim dari Distrik Pemadam Kebakaran Kabupaten Stevens 1 tiba dengan cepat dan bekerja untuk membatasi dan memadamkan api, mengambil langkah pencegahan ekstra untuk mencegah penyebarannya ke area sekitar. Distrik tersebut menekankan bahaya yang terlibat, mencatat bahwa «Tesla sangat berbahaya saat terbakar», yang mengharuskan petugas pemadam mengutamakan keselamatan mereka selama operasi. Sementara itu, deputi dari Kantor Sheriff Kabupaten Stevens merespons dengan cepat ke lokasi dan menahan tersangka yang diduga bertanggung jawab atas pembakaran. Tidak ada laporan cedera, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa insiden lebih lanjut. Peristiwa ini menggarisbawahi tantangan unik yang ditimbulkan oleh kebakaran kendaraan listrik, yang bisa lebih intens karena baterai yang terlibat. Pihak berwenang belum merilis detail tambahan tentang identitas tersangka atau motif potensial, tetapi penangkapan cepat mencegah eskalasi apa pun. Insiden terjadi di Ford, daerah pedesaan di timur laut Washington, dan menjadi pengingat akan pentingnya respons terkoordinasi antara pemadam kebakaran dan penegak hukum dalam menangani tindakan vandalisme yang disengaja.

Artikel Terkait

Surveillance-style photo of a burning Cybertruck inside a Tesla dealership during arson attack in Mesa, Arizona.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pria Mesa dijatuhi hukuman lima tahun atas pembakaran di dealer Tesla

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Ian William Moses, pria 35 tahun dari Mesa, Arizona, dijatuhi hukuman lima tahun penjara federal karena membakar dealer Tesla dan menghancurkan Cybertruck pada April 2025. Serangan yang terekam video pengawasan itu digambarkan bermotif politik dan membahayakan keselamatan publik. Jaksa menekankan bahwa tindakan semacam itu akan dipertanggungjawabkan sepenuhnya.

Petugas Kabupaten Stevens di negara bagian Washington menangkap tersangka yang dituduh sengaja membakar kendaraan Tesla. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu pagi, memicu respons cepat dari tim pemadam kebakaran setempat. Pejabat menyoroti bahaya unik yang ditimbulkan oleh kendaraan listrik yang terbakar selama respons.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 35 tahun dari Mesa, Arizona, dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena membakar Tesla Cybertruck dan merusak dealer pada April 2025. Ian William Moses mengaku bersalah atas tuduhan tersebut di tengah gelombang serangan terhadap properti Tesla. Insiden ini menyoroti ketegangan yang meningkat seputar vandalisme bermotif politik.

Rekaman dashcam pengemudi Tesla mengungkap insiden kemarahan jalan yang mengerikan di mana pengemudi truk pikap secara agresif mencoba mendorong kendaraan listrik itu keluar dari jalan. Pengemudi berusia 20 tahun, Kyler, tetap tenang selama konfrontasi di persimpangan jalan raya. Video tersebut menyoroti kekhawatiran yang semakin meningkat tentang pelecehan yang dihadapi pemilik kendaraan listrik.

Dilaporkan oleh AI

Dalam kecelakaan Cybertruck November 2024 di Piedmont, California—yang disorot dalam penyelidikan Bloomberg tentang 15 kematian terkait pintu Tesla—petugas pemadam kebakaran menghadapi 'akses buruk' ke kendaraan yang terbakar, pintu elektronik dan exoskeleton baja tahan karatnya menjebak penumpang, menyebabkan tiga kematian. Keluarga korban Jack Nelson dan Krysta Tsukahara menggugat Tesla atas cacat desain, meningkatkan pengawasan terhadap evakuasi darurat di tengah laporan kegagalan pintu yang berkelanjutan.

Nathan Blaine mengajukan gugatan terhadap Tesla dan CEO Elon Musk setelah kecelakaan tragis pada 2023 di Idaho yang menewaskan istrinya, dua putrinya, menantu laki-lakinya, dan anjing keluarga. Gugatan tersebut menuduh fitur Autosteer kendaraan dan sistem keselamatan lainnya gagal, menyebabkan Model X menyimpang ke truk semi yang datang dari arah berlawanan. Blaine mengklaim pemasaran Tesla menciptakan rasa aman palsu tentang keamanan teknologi tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Seorang YouTuber berbasis di Oregon yang mengemudikan Tesla Model X yang dimodifikasi dari Kanada ke Argentina mengalami masalah kendaraan utama pertamanya di bagian terpencil Kolombia. SUV listrik yang dikonversi menjadi camper menghadapi kait pengisian yang macet sehingga memerlukan derek. Perjalanan ini menyoroti kelayakan dan tantangan perjalanan jarak jauh EV di seluruh Amerika.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak