Batsheva Hay meluncurkan koleksi pengantin pertamanya di New York Fashion Week

Desainer Batsheva Hay telah memulai debut koleksi pengantin khusus pertamanya selama New York Bridal Fashion Week. Lini ini menampilkan gaun-gaun berenda yang terinspirasi dari gaya vintage dengan bahan-bahan seperti sutra duchess satin dan moiré. Hay mempersembahkan koleksi tersebut di kediamannya di Upper West Side kepada para penata gaya, media, dan rekan-rekannya.

Batsheva Hay, yang dikenal dengan warna dan motif yang berani, memasuki pasar pengantin dengan koleksi yang tidak menggunakan warna namun tetap mempertahankan ciri khasnya berupa aksen renda dan siluet vintage. Hay mengungkapkan bahwa ia telah menyesuaikan busana siap pakai untuk para pengantin sejak meluncurkan mereknya, yang sering kali menggunakan bahan taffeta gading atau renda. Merenungkan pernikahannya pada tahun 2012, di mana ia mengenakan gaun renda Meksiko vintage milik ibunya, Hay mengatakan bahwa ia bertujuan untuk membawa kepribadian ke dalam busana pengantin. 'Sudah waktunya untuk membawa energi ini ke dunia pengantin,' ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Vogue. Ia berkolaborasi dengan Michelle Copelman untuk mengadaptasi desain-desain sebelumnya menggunakan kain mewah seperti sutra duchess satin, moiré, dan sutra jacquard, menciptakan karya yang dapat diwariskan dengan pengaruh dari tahun 1920-an hingga 1980-an. Estetikanya menekankan pada keceriaan, keterhubungan, dan drama, dengan fokus pada siluet, tekstur, serta sentuhan akhir seperti tulang korset dan petticoat. Hay mengadakan presentasi intim di apartemennya di Upper West Side pada hari terakhir New York Bridal Fashion Week. Para tamu yang hadir termasuk penata gaya pengantin, tokoh media seperti Sally Singer, Lynn Yaeger, dan Leandra Medine, yang menikmati Prosecco saat tiga model mencoba pakaian tersebut. Berbeda dengan banyak lini pengantin lainnya, koleksi Batsheva tersedia secara daring segera, dengan harga gaun mulai dari $1.300 hingga $5.500—lebih terjangkau dibandingkan banyak merek mewah. Aksesori yang ditawarkan meliputi capelet transparan, ekor gaun berenda, dan perhiasan berlian laboratorium yang dirancang oleh suami Hay, Alexei Hay. Hay mendeskripsikan pengantin idealnya sebagai seseorang yang mencari kenyamanan dengan detail 'frou-frou' yang serbaguna untuk seluruh musim pernikahan.

Artikel Terkait

Designer Batsheva Hay has released her resort 2027 collection with a focus on customer-driven updates and a mix of vintage fabrics.

Dilaporkan oleh AI

Elie Saab presented his fall 2026 couture collection in Paris on July 8, drawing inspiration from surrealist masked balls and the works of Salvador Dali. The designer incorporated floral motifs and tailored elements across the looks.

Stephanie Suberville has devoted herself full time to her Heirlome label after leaving her second job. The designer, a 2025 CFDA/Vogue Fashion Fund runner-up, created the Resort 2027 collection with extensive manual work and input from artisan collaborators.

Dilaporkan oleh AI

Crochet designs are returning to prominence in bridal fashion for the 2026 and 2027 seasons. Designers at recent fashion weeks highlighted handmade details in wedding gowns.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak