Survei CNCF terbaru mengungkapkan bahwa teknologi cloud native telah menjadi infrastruktur inti yang kokoh di organisasi. Kubernetes banyak diadopsi di lingkungan produksi, menurut temuan tersebut. Kematangan operasional memainkan peran kunci dalam mengelola beban kerja AI.
Cloud Native Computing Foundation (CNCF) telah merilis survei tahunan 2025-nya, memberikan wawasan tentang adopsi teknologi cloud native. Data menunjukkan bahwa teknologi ini kini menjadi bagian standar dari pengaturan infrastruktur di berbagai organisasi. Kubernetes menonjol sebagai yang paling umum, dengan penggunaan luas di lingkungan produksi. Adopsi ini menggarisbawahi keandalan dan skalabilitas yang ditawarkan solusi cloud native untuk operasi TI modern. Survei juga menekankan pentingnya kematangan operasional yang semakin meningkat dalam menangani beban kerja AI. Organisasi semakin fokus pada praktik matang untuk memastikan pengelolaan infrastruktur AI yang efisien dan efektif. Untuk detail lebih lanjut, laporan lengkap tersedia melalui halaman penelitian Linux Foundation. Temuan ini menyoroti tren berkelanjutan dalam praktik open source dan DevOps, termasuk metodologi GitOps. Survei ini mencerminkan kedewasaan ekosistem cloud native, mendukung inovasi di bidang seperti infrastruktur AI.