Harga minyak mentah turun di tengah gencatan senjata Israel-Lebanon

Harga minyak mentah turun pada 17 April seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah setelah gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Presiden Trump mengindikasikan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat, setelah gencatan senjata selama 10 hari menghilangkan hambatan utama dalam negosiasi. Para ahli memperkirakan volatilitas akan terus berlanjut namun harga tetap mendapat dukungan.

Harga minyak turun pada hari Kamis karena berkurangnya risiko geopolitik di kawasan tersebut. Gencatan senjata Israel-Lebanon, dikombinasikan dengan potensi pembicaraan AS-Iran, berkontribusi pada penurunan tersebut, menurut pengamat pasar sebagaimana dilaporkan oleh The Economic Times. Presiden Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran hampir selesai, menyoroti gencatan senjata 10 hari baru-baru ini sebagai langkah maju yang signifikan dalam upaya perdamaian. Perkembangan ini telah mengurangi kekhawatiran mengenai gangguan pasokan dari wilayah tersebut. Para ahli mencatat bahwa meskipun volatilitas mungkin terus berlanjut, harga minyak kemungkinan akan tetap didukung oleh faktor-faktor lain. Tidak ada angka spesifik untuk kontrak berjangka minyak mentah Brent atau tolok ukur lainnya yang dirinci dalam pembaruan terkini.

Artikel Terkait

President Trump announces Iran truce at podium with Strait of Hormuz map and crashing oil prices on screen, symbolizing market plunge.
Gambar dihasilkan oleh AI

Oil prices plunge after Trump's truce with Iran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

President Donald Trump announced a two-week suspension of attacks against Iran, conditioned on reopening the Strait of Hormuz. WTI crude prices fell over 17% to US$93 per barrel, while Brent dropped to US$103.43. The move follows a 10-point Iranian proposal and talks with Pakistan.

Crude oil prices dipped on June 4 following a ceasefire between Israel and Lebanon that raised hopes for easing U.S.-Iran tensions.

Dilaporkan oleh AI

Oil prices dipped as investors awaited developments on the Iran ceasefire and President Trump's summit with China's Xi Jinping. Brent crude futures fell to $106.95 a barrel while WTI futures reached $101.52.

Global oil prices dropped sharply on May 7, 2026, after US President Donald Trump said a deal with Iran was very possible, sparking optimism for lower pump prices in the Philippines.

Dilaporkan oleh AI

Oil prices rose on Monday after U.S. President Donald Trump and Iran threatened to attack energy facilities in the Middle East. Brent crude futures climbed to $113.20 a barrel, while U.S. West Texas Intermediate reached $98.85.

Global markets reacted optimistically to a two-week truce announcement between the United States and Iran, boosting stocks and bonds while oil prices plunged. President Donald Trump confirmed a regime change in Iran and talks on sanctions relief. In Argentina, the country risk index dropped below 570 basis points.

Dilaporkan oleh AI

In the ongoing Strait of Hormuz crisis, crude oil prices fell below $100 a barrel following announcements that US-Iran talks will resume on Thursday—easing some geopolitical risk after last week's US naval blockade. West Texas Intermediate (WTI) crude spiked to $105 at the Globex open before correcting to around $98, amid persistent supply disruptions.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak