Harga minyak mentah turun pada 17 April seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah setelah gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Presiden Trump mengindikasikan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat, setelah gencatan senjata selama 10 hari menghilangkan hambatan utama dalam negosiasi. Para ahli memperkirakan volatilitas akan terus berlanjut namun harga tetap mendapat dukungan.
Harga minyak turun pada hari Kamis karena berkurangnya risiko geopolitik di kawasan tersebut. Gencatan senjata Israel-Lebanon, dikombinasikan dengan potensi pembicaraan AS-Iran, berkontribusi pada penurunan tersebut, menurut pengamat pasar sebagaimana dilaporkan oleh The Economic Times. Presiden Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran hampir selesai, menyoroti gencatan senjata 10 hari baru-baru ini sebagai langkah maju yang signifikan dalam upaya perdamaian. Perkembangan ini telah mengurangi kekhawatiran mengenai gangguan pasokan dari wilayah tersebut. Para ahli mencatat bahwa meskipun volatilitas mungkin terus berlanjut, harga minyak kemungkinan akan tetap didukung oleh faktor-faktor lain. Tidak ada angka spesifik untuk kontrak berjangka minyak mentah Brent atau tolok ukur lainnya yang dirinci dalam pembaruan terkini.