President Trump announces Iran truce at podium with Strait of Hormuz map and crashing oil prices on screen, symbolizing market plunge.
President Trump announces Iran truce at podium with Strait of Hormuz map and crashing oil prices on screen, symbolizing market plunge.
Gambar dihasilkan oleh AI

Harga minyak anjlok setelah gencatan senjata Trump dengan Iran

Gambar dihasilkan oleh AI

Presiden Donald Trump mengumumkan penangguhan serangan terhadap Iran selama dua minggu, dengan syarat pembukaan kembali Selat Hormuz. Harga minyak mentah WTI jatuh lebih dari 17% menjadi US$93 per barel, sementara Brent turun ke US$103,43. Langkah ini menyusul proposal 10 poin dari Iran dan pembicaraan dengan Pakistan.

Presiden Donald Trump mengumumkan di media sosial penangguhan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Gencatan senjata tersebut bersyarat dengan Iran yang harus mengizinkan pembukaan Selat Hormuz secara menyeluruh, segera, dan aman, yang merupakan jalur bagi hampir 20% transit minyak dunia.

Trump menyatakan bahwa ia menerima proposal 10 poin dari Iran, menyebutnya sebagai dasar yang layak untuk negosiasi. "Hampir semua poin perselisihan telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran, tetapi periode dua minggu akan memungkinkan finalisasi perjanjian," tegas presiden. Pengumuman tersebut datang kurang dari dua jam sebelum tenggat waktu Gedung Putih untuk pembukaan kembali selat tersebut.

Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan melakukan serangan terhadap infrastruktur utama Iran dan memperkeras retorikanya, dengan menyebut kemungkinan penghancuran "seluruh peradaban" Iran. Pada Selasa pagi, WTI mencapai level tertinggi harian di US$117 per barel. Keputusan tersebut diambil setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang meminta perpanjangan waktu.

Penurunan harga ini berdampak pada Chili, yang mengimpor lebih dari 95% kebutuhan minyaknya. Ignacio Mieres, kepala riset di XTB, mengatakan bahwa gencatan senjata tersebut mengurangi premi risiko geopolitik, sehingga meredakan kekhawatiran akan kerusakan infrastruktur dan penutupan selat yang berkepanjangan.

Apa yang dikatakan orang

Diskusi di X berfokus pada harga minyak yang anjlok 10-20% setelah gencatan senjata bersyarat selama dua minggu oleh Trump dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Pengguna yang pro-Trump merayakan penurunan biaya bensin dan de-eskalasi. Akun berita melaporkan reli pasar. Para skeptis mempertanyakan ketahanan kesepakatan tersebut di tengah ketegangan yang ada.

Artikel Terkait

President Trump announces two-week ceasefire with Iran at White House podium, highlighting Strait of Hormuz reopening and market surges.
Gambar dihasilkan oleh AI

Trump announces two-week ceasefire with Iran

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

President Donald Trump announced a two-week ceasefire with Iran on Tuesday evening, less than two hours before his self-imposed 8 p.m. ET deadline to destroy the country unless it reopened the Strait of Hormuz. The deal, presented via Pakistan, prompted oil prices to plunge and stocks to surge worldwide. The announcement followed Trump's morning Truth Social post threatening that 'a whole civilization will die tonight' without a deal.

Crude oil prices dropped below $95 per barrel on April 15, marking a second consecutive day of declines. The fall stems from optimism over potential renewed U.S.-Iran talks to address Middle East supply issues following the Strait of Hormuz closure. Donald Trump signaled that negotiations could resume soon.

Dilaporkan oleh AI

Crude oil prices have climbed above $110 per barrel—up 20% in days and over 50% since the war began—as the US-Israel conflict with Iran persists into its second week, fueling fears of prolonged supply disruptions in the Persian Gulf. Asian markets tumbled, while US President Donald Trump called the spike a 'necessary sacrifice' for security.

Crude oil prices have rocketed above $115 a barrel after the US and Iran exchanged fire, shattering a fragile ceasefire amid weeks of escalating tensions. Following stalled April peace talks, naval blockades, and ship seizures in the Strait of Hormuz, the clash has intensified fears of broader Middle East conflict, threatening global energy supplies and stoking market volatility.

Dilaporkan oleh AI

Oil prices dipped as investors awaited developments on the Iran ceasefire and President Trump's summit with China's Xi Jinping. Brent crude futures fell to $106.95 a barrel while WTI futures reached $101.52.

In the ongoing Strait of Hormuz crisis, now in its fourth week since Iran's March blockade, US President Donald Trump has ordered the Navy to impose a counter-blockade after peace talks collapsed in Islamabad, Pakistan. Global oil prices hit $103 per barrel, raising fuel shortage alarms in Kenya ahead of a key price review.

Dilaporkan oleh AI

President Donald Trump said in a Tuesday CNBC interview that he anticipated oil prices surging to $200 per barrel when he authorized military action against Iran. Current prices stand at $90 per barrel, the highest since 2022, lower than his forecast. He also noted the stock market has remained stable despite his predictions of a sharp decline.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak