Derecktor Shipyards memperkenalkan Derecktor One untuk refit superyacht

Derecktor Shipyards telah meluncurkan Derecktor One, sebuah layanan yang bertujuan menyederhanakan refit superyacht dengan mengkoordinasikan kontraktor dan menyediakan harga all-inclusive. Inisiatif ini mengatasi tantangan umum seperti tumpang tindih jadwal dan pembengkakan biaya di industri. Layanan ini beroperasi dari galangan di Fort Pierce dan Dania Beach, Florida.

Industri refit superyacht menghadapi berbagai hambatan, termasuk mengkoordinasikan beberapa kontraktor untuk tugas seperti pekerjaan logam dan pengecatan, mengelola jadwal yang tumpang tindih, dan menangani keterlambatan yang meningkatkan biaya. Kapten dan pemilik sering lebih memilih spesialis tertentu, tetapi mengintegrasikan mereka dengan pekerja galangan kapal dapat mempersulit proyek. Selain itu, kapten harus melanjutkan tugas rutin mereka meskipun yacht sedang di galangan kapal. Untuk mengatasi masalah ini, Derecktor Shipyards telah menciptakan Derecktor One. Layanan ini menyatukan seluruh koordinasi kontraktor, termasuk spesialis yang diminta yacht, dan menyajikan harga serta tagihan tunggal. Seorang manajer proyek khusus mengawasi penjadwalan, perubahan pesanan, komunikasi antar kontraktor, serta memverifikasi spesialis pilihan yang dibawa oleh pemilik atau kapten. Derecktor One menawarkan refit dan layanan besar secara all-inclusive sebanyak mungkin. Penawaran harga mencakup dermaga, biaya, pajak, manajemen proyek, dan pekerjaan oleh kontraktor pilihan. Penentuan harga bergantung pada garis besar pekerjaan yang diinginkan yang telah dikonfirmasi dan inspeksi kondisi megayacht, dengan harga tetap diterapkan pada tugas yang sesuai. Layanan ini memanfaatkan dua fasilitas Derecktor di Florida. Galangan Fort Pierce, yang memiliki status Foreign Trade Zone, mengkhususkan diri pada megayacht di atas 200 kaki (61 meter) dan dilengkapi lift untuk kapal hingga 1.500 ton. Galangan Dania Beach menangani yacht hingga 197 kaki (60 meter) dengan hoist seluler 900 ton di lokasi. Galangan-galangan ini menjaga hubungan dengan berbagai spesialis, bertujuan menciptakan proses refit yang lebih lancar dengan anggaran yang lebih jelas bagi klien.

Artikel Terkait

Superyacht sepanjang 136 meter yang dulunya dikenal sebagai Flying Fox telah menyelesaikan refit selama lima bulan di fasilitas Lürssen di Hamburg, muncul pada 9 Maret dengan nama baru Hadar dan eksterior putih yang segar. Transformasi ini mengikuti perubahan kepemilikan tahun lalu dan menandai babak baru bagi kapal tersebut, yang telah lama menjadi salah satu yacht terbesar yang tersedia untuk charter. Detail refit tetap dirahasiakan, tetapi yacht ini kini menuju ke Inggris untuk pelayaran perdananya dengan nama baru.

Dilaporkan oleh AI

Pusat Layanan Superyacht di Ajman, UEA, telah menyelesaikan tahap operasional terakhirnya, mengaktifkan infrastruktur kunci untuk pemeliharaan superyacht. Perkembangan ini memperkuat posisi UEA sebagai pusat global untuk layanan yacht mewah. Fasilitas ini, bagian dari Gulf Craft Group, dirancang untuk memenuhi permintaan yang meningkat di pasar yacht Timur Tengah.

Heesen Yachts, yang baru diakuisisi oleh Laurens Last pada 2025, memiliki sembilan superyacht dalam proses pembangunan dan berencana melakukan tiga pengiriman utama pada 2026. Galangan kapal Belanda ini fokus pada inovasi di segmen pasar 50 hingga 70 meter. CEO Jeroen van der Meer menyoroti momentum tahun ini, menyamakannya dengan semangat Tahun Kuda Api.

Dilaporkan oleh AI

Pabrik kapal Belanda Van der Valk telah meluncurkan superyacht terbesar hingga saat ini, yaitu Shine sepanjang 39,9 meter, yang sebelumnya dikenal sebagai Project Evo. Kapal sepenuhnya dari aluminium ini diluncurkan ke air di Waalwijk, Belanda, menandai tonggak sejarah bagi pembuatnya yang memiliki pengalaman lebih dari 60 tahun. Setelah uji laut, Shine dijadwalkan diserahkan pada musim panas.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak