Miliarder Tiongkok ungkap rencana produksi yacht terjangkau

Pendiri JD.com, Richard Liu, mengumumkan merek nautika baru yang berfokus pada produksi massal yacht agar dapat diakses oleh konsumen biasa. Inisiatif ini mencakup investasi besar dalam penelitian, manufaktur, dan layanan, dengan fasilitas di Zhuhai dan Shenzhen. Liu membayangkan yacht masuk ke rumah tangga seperti mobil, dengan harga serendah 100.000 yuan.

Richard Liu, pendiri JD.com, pengecer online terbesar di Tiongkok, telah meluncurkan usaha pribadi ke industri yacht. Pada acara penandatanganan baru-baru ini, ia mengungkapkan rencana untuk merek nautika yang bertujuan mendemokratisasi kepemilikan yacht melalui produksi skala besar. Proyek ini mencakup penelitian dan pengembangan, manufaktur, penjualan, dan dukungan purna jual, dengan basis produksi di Zhuhai, provinsi Guangdong, dan markas di Shenzhen. Liu menekankan bahwa merek tersebut akan beroperasi secara independen, dikelola oleh CEO sendiri, memungkinkannya tetap fokus pada JD.com. Berbicara kepada wartawan, ia menyatakan, “Saya berharap suatu hari kita bisa membangun yacht seharga 100.000 yuan (US$14.502), sehingga bisa masuk ke rumah tangga seperti mobil.” Ia menambahkan, “Yacht seharusnya terjangkau bagi pekerja bergaji biasa dan konsumen sehari-hari.” Langkah ini datang di tengah minat yang meningkat terhadap wisata yacht dan ekspansi sektor di Tiongkok. Menurut pejabat kementerian transportasi, kapal baru yang terdaftar telah membentuk lebih dari setengah armada total negara selama tiga tahun terakhir. Pada akhir 2025, 9.850 yacht terdaftar, dan pejabat memperkirakan pertumbuhan berkelanjutan selama lima tahun mendatang. Inisiatif ini sejalan dengan upaya lebih luas untuk mengembangkan basis industri yacht, seperti yang dicatat oleh asosiasi industri. Kata kunci dari pengumuman menyoroti hubungan dengan Asosiasi Industri Pembuatan Kapal Nasional Tiongkok dan pertumbuhan pasar yacht di wilayah seperti Guangdong.

Artikel Terkait

High-end yacht owners in China warn that water-use restrictions and other structural gaps are hindering industry growth, even as billionaire Richard Liu’s recent venture seeks to make yachts affordable for the masses.

Dilaporkan oleh AI

One day after officially launching Sea Expandary, JD.com founder Richard Liu signed a $723 million framework agreement with two Guangdong cities for R&D, manufacturing, and sales of affordable eco-friendly yachts targeting ordinary consumers.

Luxury yachts linked to Russian owners, impounded in Europe under sanctions following Russia's 2022 invasion of Ukraine, have lost approximately €580 million in value due to deterioration from lack of maintenance. A Financial Times report details 15 such vessels, now worth €2.9 billion from an original €3.5 billion estimate.

Dilaporkan oleh AI

American shipyard Delta Marine and Italian designer Roberto Curtó have collaborated on a new 125-foot superyacht concept named Longtail. Inspired by automotive longtail designs, the yacht emphasizes outdoor living and social spaces. The concept features an extended aft area as a central hub for entertaining.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak