Yacht mewah terkait Rusia yang disita merosot nilainya €580 juta akibat pengabaian sanksi

Yacht mewah terkait pemilik Rusia, yang ditahan di Eropa di bawah sanksi setelah invasi Rusia ke Ukraina 2022, telah kehilangan sekitar €580 juta nilai karena kerusakan akibat kurangnya perawatan. Laporan Financial Times merinci 15 kapal seperti itu, yang kini bernilai €2,9 miliar dari perkiraan asli €3,5 miliar.

Sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, otoritas Eropa telah menyita banyak yacht mewah milik atau terkait individu Rusia yang disanksi. Analisis Financial Times mengungkapkan bahwa 15 yacht yang ditahan, awalnya bernilai €3,5 miliar jika dirawat, telah merosot menjadi sekitar €2,9 miliar—kerugian €580 juta—karena tidak aktif dan terpapar. 5n nPendiri brokerage yacht Cecil Wright, Chris Cecil-Wright, menjelaskan penurunan cepat: «Biasanya Anda keluarkan perahu itu dari air setiap tahun... Anda rawat semua mesin, Anda jalankan air, bahan bakar, dan pelumas melalui perahu 24/7.» Ia menyamakan yacht dengan 'makhluk hidup' yang rusak saat menganggur, meskipun mencatat biaya manusia di Ukraina melebihi kerugian tersebut. 5n nContoh menonjol termasuk ‘Tango’ sepanjang 143 meter milik Viktor Vekselberg, disita di Spanyol; ‘A’ sepanjang 143 meter, diduga terkait Andrey Melnichenko (meski pengacaranya menyangkal kepemilikan), ditahan di Italia; dan ‘Phi’ sepanjang 58 meter di London, milik Vitaly Vasilievich Kochetkov yang tidak disanksi tapi dilarang perawatan, kini dilindungi perancah dan jendela dicat putih. 5n nJumlah pasti yacht yang disita tidak jelas. Steve Goodrich dari Transparency International menyoroti tantangan mengonversi aset ini menjadi reparasi untuk Ukraina, mencatat sanksi bertujuan memengaruhi perilaku bukan memulihkan nilai, meski aset 'karat di pelabuhan'.

Artikel Terkait

Police raid in Lübeck: Five suspects arrested for running a network smuggling banned dual-use goods to Russian arms firms via shell companies.
Gambar dihasilkan oleh AI

Five suspects held in lübeck over russian procurement network

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Following a raid in Lübeck, five men are in custody as part of a network allegedly exporting banned goods to Russia. Authorities accuse them of bypassing EU sanctions by using shell companies to supply dual-use items to Russian arms firms. The business expanded after Russia's invasion of Ukraine.

Jakarta's Directorate General of Customs and Excise sealed 29 foreign-flagged yachts suspected of breaching customs and tax rules. The action came during a high-value goods patrol inspecting 112 yachts. Agus D.P., head of enforcement and investigation, cited expired entry permits and unreported rental income as violations.

Dilaporkan oleh AI

High-end yacht owners in China warn that water-use restrictions and other structural gaps are hindering industry growth, even as billionaire Richard Liu’s recent venture seeks to make yachts affordable for the masses.

The Russian captain of the tanker Sea Owl I, boarded by Swedish authorities off Trelleborg on Thursday as part of suspected shadow fleet operations, has been arrested on suspicion of gross use of false documents. This follows continued searches and interrogations, amid international reactions.

Dilaporkan oleh AI

Dubai's luxury scene is shifting from material possessions to curated private experiences, with private yacht rentals emerging as a key expression of this change. Companies like Dubriani Yachts offer sophisticated marine settings that prioritize privacy alongside high-end engineering. This trend allows affluent residents and visitors to enjoy the city's skyline from offshore, blending seclusion with the urban spectacle.

A TikTok video showcasing the 400-foot superyacht Kismet glowing against fireworks in the South of France has garnered hundreds of thousands of likes. While some viewers expressed envy over the luxury vessel, others criticized its environmental impact and the wealth it represents. The video, posted by the account superyatchs, highlights ongoing debates about superyacht overconsumption.

Dilaporkan oleh AI

The German Superyacht Conference 2026 gathered 130 guests in Hamburg for discussions on innovation and luxury in yacht design. Attendees heard six presentations, a moderated panel, and enjoyed a remote piano concert. Topics ranged from electric propulsion to security challenges in the industry.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak