Earth911 memperbarui panduan atap berkelanjutan untuk 2026

Earth911 telah merilis panduan pembeli yang diperbarui untuk bahan atap berkelanjutan pada 2026, menyoroti opsi ramah lingkungan dan kemajuan industri terkini. Panduan tersebut mengevaluasi bahan umum seperti sirap aspal dan atap logam berdasarkan umur pakai, efisiensi energi, dan praktik daur ulang. Panduan itu mencatat perubahan utama sejak 2019, termasuk berakhirnya program atap ENERGY STAR dan kemajuan dalam daur ulang sirap.

Pembaruan 2026 untuk Panduan Pembeli Atap Berkelanjutan Earth911, yang diterbitkan pada 3 Maret 2026, memberikan pemilik rumah wawasan tentang pilihan atap ramah lingkungan di tengah kekhawatiran lingkungan yang semakin meningkat. Awalnya dirilis pada 2019 dan ditulis oleh Gemma Alexander, panduan ini sekarang menggabungkan detail produsen terbaru dan informasi keberlanjutan. Sirap aspal menutupi sekitar 75% rumah tinggal satu keluarga di AS dan bertahan 20 hingga 25 tahun, meskipun versi berkualitas tinggi dapat bertahan hingga 40 tahun. Namun, kurang dari 10% dari lebih dari 13 juta ton yang dibuang setiap tahun didaur ulang, dengan sisanya membutuhkan 300 hingga 400 tahun untuk terurai di TPA. Kemajuan termasuk teknologi RenuCore milik CertainTeed dan proses RoofCycle milik GAF, yang mempromosikan daur ulang sirap-ke-sirap. Bahan lain menawarkan umur pakai yang lebih panjang: atap logam bertahan 40 hingga 70 tahun dan 100% dapat didaur ulang; atap genteng tanah liat bertahan 50 hingga 100 tahun; batu tulis memiliki ketahanan serupa tetapi memerlukan rangka tambahan karena beratnya. Sirap kayu dan potongan kayu bertahan 25 hingga 50 tahun dengan perawatan yang tepat, dan opsi sintetis meniru tampilan alami dengan garansi 50 tahun. Panduan tersebut menilai produsen berdasarkan kriteria seperti efisiensi energi, yang diukur oleh Cool Roof Rating Council (CRRC) sejak program ENERGY STAR berakhir pada Juni 2022. Atap dingin reflektif dapat mengurangi biaya pendinginan sebesar 7–15% dan tetap lebih dingin lebih dari 50°F. Insentif pajak federal di bawah kredit Section 25C dihentikan lebih cepat dari rencana oleh Undang-Undang One Big Beautiful Bill, yang ditandatangani pada 4 Juli 2025, berakhir 31 Desember 2025. Perusahaan yang ditampilkan termasuk Malarkey Roofing Products, yang menggunakan ban dan plastik daur ulang dalam sirap untuk mengalihkan limbah; Ludowici, yang menawarkan genteng tanah liat dengan garansi 75 tahun dan kandungan daur ulang hingga 40%; dan Interlock Metal Roof Systems, dengan panel yang mengandung 95% aluminium daur ulang. Sejak 2019, upaya ekonomi sirkular telah mendapatkan momentum, dan penelitian menunjukkan atap dingin dapat mengurangi penggunaan energi HVAC perkotaan sebesar 15–35%.

Artikel Terkait

Illustration of a sustainable luxury living room in 2026 with minimalist heirloom furniture, natural materials, and cozy ambiance.
Gambar dihasilkan oleh AI

Interior design trends shift toward meaningful and sustainable homes in 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Luxury interiors in 2026 are moving away from seasonal changes toward fewer, heirloom-worthy pieces that carry personal meaning, according to experts. Designers highlight emotional minimalism, natural materials, and intentional choices that blend comfort with sustainability. These trends reflect a broader evolution in how homeowners curate spaces for longevity and individuality.

The circular economy expanded by 7.5% last year, employing over 2.2 million people worldwide, as outlined in the StartUs Insights’ 2025 Circular Economy Report. Investors poured more than $670 million into startups advancing material recycling across sectors like fashion and energy. Several companies stood out for their innovations and partnerships, positioning them for growth in 2026.

Dilaporkan oleh AI

The Circularity Gap Report 2024 reveals that the global economy's circularity has declined to 7.2 percent, down from 9.1 percent in 2018. This means less than 8 percent of consumed materials like steel, plastic, and food come from recycled or reused sources. The report, published by Circle Economy with Deloitte, highlights the persistence of the linear take-make-dispose model amid rising sustainability discussions.

Policy changes by the Trump administration have halted federal grants for rural solar energy and tightened tax credit deadlines, derailing projects for farmers and developers. The USDA's REAP program has awarded no grants or loans this fiscal year, leaving many in limbo. Farmers report lost opportunities to cut energy costs amid thin margins.

Dilaporkan oleh AI

Major technology companies like Apple, Google, and Samsung have introduced self-repair programs amid growing right-to-repair laws in the US and EU. These initiatives aim to make device repairs more accessible, reducing e-waste and consumer costs. By 2026, more states and countries will enforce such policies, encouraging sustainable practices.

The Forest Stewardship Council is developing a royalty system to pay forest owners each time their fibers are reused, aiming to promote a circular bioeconomy and reduce deforestation pressure. Loa Dalgaard Worm, leader of the FSC's Circularity Hub launched in 2023, discussed these initiatives in a recent podcast. The approach seeks to update the organization's 30-year-old certification standards for sustainable material flows.

Dilaporkan oleh AI

The 25th annual Wall Street Green Summit, founded by Peter Fusaro, will convene on March 10 and 11 in New York to discuss financing the renewables transition. Global investment in the energy transition hit $2.2 trillion in 2025, a 5% increase despite political challenges. Fusaro highlights infrastructure as the key bottleneck rather than capital availability.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak