Lucky Widja, vokalis dan pendiri band Element, meninggal dunia pada Minggu malam, 25 Januari 2026, di RS Halim, Jakarta Timur. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi industri musik Indonesia, di mana ia dikenal atas dedikasinya terhadap musik pop romantis sejak akhir 1990-an. Sahabatnya, Ferdy Tahier, menyampaikan duka mendalam melalui postingan Instagram.
Lucky Widjatmoko, yang dikenal sebagai Lucky Widja atau Lucky Element, lahir pada 1 September 1976. Ia mendirikan band Element pada 1999 dan menjadi vokalis utama, membentuk identitas musik pop bernuansa romantis dan emosional dengan vokal khasnya yang kuat. Band ini menjadi bagian dari era keemasan musik pop Indonesia.
Selain sebagai musisi, Lucky memiliki latar belakang akademik dari Universitas Kristen Indonesia. Ia menjabat berbagai posisi strategis, termasuk co-founder MS Musik Indonesia, CEO The Bencoole, Head of Business Development Rans Music, dan Head of Creative di Pendulum Arta Media. Ia juga tampil dalam proyek hiburan seperti video klip ABThree.
Pada 2022, Lucky didiagnosis mengidap tuberkulosis ginjal, penyakit langka yang menyerang sistem saluran kemih. Kondisi ini menyebabkan penurunan berat badan drastis, satu ginjal mengecil, dan yang lain membengkak. Meski menjalani cuci darah dan oksigen, ia tetap berkarya dan tampil di panggung bersama Element, menunjukkan dedikasi tingginya.
Sahabat dan partner bernyanyi Ferdy Tahier membagikan duka di Instagram @ferdy_tahier: "Selamat jalan sahabat gw, ade gw, partner gw di panggung, lo udah tenang, gak sakit lagi, ga butuh cuci darah lagi, gak perlu oxygen lagi. Lo happy sekarang udah muda lagi, tenang di sana ya ki. Gw sendirian di panggung nanyinya sekarang. Semoga gw bisa ya nyanyi sendiri. Semoga lo husnul khatimah. Sampai ketemu lagi kita ya brader."
Rencananya, Lucky akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut pada Senin, 26 Januari 2026, siang hari. Kepergiannya meninggalkan jejak panjang sebagai musisi sederhana yang fokus pada karya.