Somber photorealistic portrait of Prof KH Amal Fathullah Zarkasyi at Gontor pondok with mourning students, honoring his legacy in Islamic education.
Somber photorealistic portrait of Prof KH Amal Fathullah Zarkasyi at Gontor pondok with mourning students, honoring his legacy in Islamic education.
Gambar dihasilkan oleh AI

Prof KH Amal Fathullah Zarkasyi, pimpinan Gontor, wafat di Solo

Gambar dihasilkan oleh AI

Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, meninggal dunia pada 3 Januari 2026 di RSUD Dr Moewardi Solo. Tokoh pendidikan pesantren ini dikenal atas kontribusinya dalam memajukan pendidikan muadalah dan mendirikan Universitas Darussalam Gontor. Berbagai tokoh menyampaikan duka cita atas kepergiannya.

Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi, MA, berpulang rahmatullah pada pukul 12.14 WIB, Sabtu, 3 Januari 2026, setelah menjalani perawatan di RSUD Dr Moewardi, Solo. Lahir pada 4 November 1947 sebagai putra keempat KH Imam Zarkasyi, salah satu pendiri Gontor, beliau menjabat pimpinan pondok sejak 23 Oktober 2020, menggantikan KH Abdullah Syukri Zarkasyi.

Sebelumnya, ia menjabat rektor pertama Universitas Darussalam Gontor (Unida Gontor) dari 2014 hingga 2020. Di bawah kepemimpinannya, universitas itu mendirikan program studi seperti Informatika pada 2014 dan Kedokteran pada akhir 2023, bekerja sama dengan Universitas Islam Indonesia.

Beliau juga berperan krusial dalam perumusan Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 tentang Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), yang mengakui kesetaraan pendidikan pesantren dengan sistem formal. Pengalaman Gontor, yang telah diakui sejak 1998 dan 2000, menjadi dasar advokasinya. Lebih dari 350 pesantren NU kini terintegrasi dalam skema ini.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyebut kepergiannya sebagai "kehilangan besar bagi dunia pendidikan nasional". Ia memuji dedikasi, keilmuan, kesalihan, akhlak, dan kepemimpinan almarhum. Fathul Wahid, Rektor Universitas Islam Indonesia, mengenang pesannya: "Jadilah sarjana yang pejuang, dan pejuang yang sarjana."

Prof Dr Nur Hadi Ihsan menekankan bahwa Gontor dibangun atas sistem dan nilai, bukan figur individu, sehingga perjalanan lembaga tetap berlanjut. Alumni dan rekan seperti Muhammad Irfanudin Kurniawan memuji perjuangannya untuk menjaga tradisi pesantren sambil membuka akses pendidikan tinggi.

Kepergiannya meninggalkan warisan amanah dalam pendidikan Islam Indonesia, dengan fokus pada pembentukan karakter melalui ilmu.

Artikel Terkait

Elderly Islamic leader KH Hasanuddin Kriyani confirmed as sesepuh at Pondok Buntet Pesantren in Cirebon, surrounded by elders.
Gambar dihasilkan oleh AI

KH Hasanuddin Kriyani officially becomes sesepuh of Pondok Buntet Pesantren

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pondok Buntet Pesantren in Cirebon has confirmed KH Hasanuddin Kriyani as its new sesepuh through a unanimous decision by the Dewan Sepuh following istikharah prayers.

Zaini Abdullah, who served as Aceh governor from 2012 to 2017 and was known as Abu Doto, died at RSUD Zainoel Abidin in Banda Aceh on Saturday, June 13, 2026, at around 12:24 WIB.

Dilaporkan oleh AI

Santri from classes 5 and 6 at Pondok Modern Darussalam Gontor Campus 5 Darul Qiyam in Magelang held an interactive discussion on 7 June 2026 to equip them with legal understanding and public communication skills.

Former Kilgoris MP and Minister Gideon Konchella has died at the age of 74 after a period of illness.

Dilaporkan oleh AI

Fresh accounts from victims describe how Kiai Ashari, already arrested on May 7 in Wonogiri for allegedly abusing dozens of santriwati at Pondok Pesantren Ndolo Kusumo in Pati, deliberately moved sleeping locations and used spiritual pretexts to target students.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak