FCC akan mengakhiri aturan era Biden mengenai daftar biaya ISP

Federal Communications Commission berencana untuk melakukan pemungutan suara bulan depan terkait penghapusan persyaratan agar penyedia layanan internet merinci semua biaya tambahan pada label harga broadband. Draf perintah tersebut justru akan mengizinkan satu jumlah "hingga" untuk mencakup biaya-biaya semacam itu. Perubahan tersebut dijadwalkan untuk rapat komisi pada 22 Juli.

Federal Communications Commission akan mempertimbangkan perintah yang menghapus keharusan bagi ISP untuk mencantumkan setiap biaya diskresioner yang dibebankan dari pemerintah atau pihak ketiga. Penyedia layanan justru dapat menampilkan jumlah agregat maksimum atau total pasti untuk lokasi tertentu.

Draf perintah tersebut juga memungkinkan ISP untuk menautkan ke label alih-alih menampilkannya secara penuh pada halaman pemesanan dan portal akun. Aturan ini juga melonggarkan ketentuan mengenai lembar kerja yang dapat dibaca mesin dan pengungkapan melalui telepon, yang memungkinkan perwakilan untuk merangkum bidang-bidang utama secara percakapan.

Kelompok kepentingan publik termasuk Public Knowledge dan National Consumer Law Center mengajukan komentar yang menentang langkah-langkah tersebut. Mereka memperingatkan bahwa perubahan ini akan memperburuk biaya tersembunyi dan memperlebar kesenjangan digital. Kelompok industri seperti USTelecom dan NCTA mendukung rencana tersebut dengan alasan berkurangnya beban kepatuhan.

Proposal tersebut berasal dari pemberitahuan rancangan aturan yang diusulkan pada Oktober 2025. Jika disetujui, aturan tersebut akan mulai berlaku 30 hari setelah dipublikasikan dalam Federal Register.

Artikel Terkait

Netgear and Eero Wi-Fi routers displayed with an FCC exemption document in a professional office setting.
Gambar dihasilkan oleh AI

Netgear and Eero gain exemptions from FCC foreign router ban

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Federal Communications Commission has granted exemptions to Netgear and Eero from its ban on new foreign-made Wi-Fi routers. The move follows the original March 23 order that targeted devices with manufacturing or design outside the United States. Firmware updates for existing models will continue until at least January 1, 2029.

US Supreme Court justices on Monday expressed doubt about AT&T and Verizon's argument that the Federal Communications Commission's fine procedures violate their right to a jury trial. The carriers, fined $104 million for sharing users' location data without consent, paid the penalties before challenging them. Justices and FCC lawyers agreed the fines are nonbinding without court enforcement.

Dilaporkan oleh AI

The Communications Authority of Kenya has invited public feedback on proposed guidelines to improve the safety and reliability of internet infrastructure. The rules address growing public complaints about poorly installed fiber cables hanging on poles, walls, and streets. Comments are due by May 20.

Lawmakers are still working toward passage of the Clarity Act this year despite Congress entering its summer break. Optimism remains among those following the process, though the timeline is narrowing before the midterm elections.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak