Pengasuh di Florida didakwa atas penelantaran penyandang disabilitas amputasi ganda

Seorang pria berusia 41 tahun di Clearwater, Florida, menghadapi dakwaan penelantaran setelah diduga gagal merawat seorang penyandang disabilitas amputasi ganda yang membutuhkan perhatian penuh sepanjang waktu. Polisi menangkap Bryan Fain menyusul pemeriksaan kesejahteraan di kediamannya.

Petugas menanggapi sebuah informasi pada hari Senin setelah korban menghubungi seorang teman mengenai dugaan perlakuan buruk tersebut. Mereka menemukan wanita itu dalam kondisi popok dan seprai yang basah oleh urine di kediaman di Whitney Drive.

Korban mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia tidak dimandikan selama beberapa minggu. Terakhir kali dia dimandikan adalah menggunakan selang kebun di beranda belakang.

Paramedis membawanya ke rumah sakit, di mana dokter menemukan beberapa luka baring (bedsores) dan ruam. Fain, yang diidentifikasi sebagai satu-satunya pengasuh, dibawa ke Penjara Pinellas County dengan uang jaminan sebesar $10.000.

Artikel Terkait

A 28-year-old mother in North Fort Myers was taken into custody on Thursday and charged with child neglect after her 5-year-old autistic son was discovered wandering naked and unsupervised along a residential road.

Dilaporkan oleh AI

An Arizona man has been charged with vulnerable adult abuse after police discovered his disabled adult son in a bathtub during a welfare check.

A 32-year-old Florida mother faces a felony charge after her 4-year-old daughter drowned during a pool party at an apartment complex in Bradenton. The incident occurred on Saturday evening when the child slipped underwater amid a large group of adults.

Dilaporkan oleh AI

A 29-year-old woman in Gainesville, Florida, faces charges after allegedly beating her toddler with a belt and her fists. The child suffered skull fractures and other injuries and remains in a medically induced coma.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak