Seorang wanita berusia 50 tahun asal Pennsylvania menghadapi dakwaan pembunuhan tidak berencana dan tuduhan lainnya setelah pihak berwenang menyatakan ia menelantarkan putrinya yang berusia 18 tahun dengan disabilitas berat hingga meninggal dunia. Christina Harvey diduga membiarkan Brandy Harvey hidup dalam kondisi kotor dan tidak mendapatkan perawatan dasar, sementara ia menggunakan dana tunjangan remaja tersebut untuk kepentingan pribadi. Kantor Kejaksaan Distrik Lackawanna County mengumumkan dakwaan tersebut menyusul penyelidikan atas kematian yang terjadi pada Desember 2025.
Kepolisian di Dickson City mendatangi kediaman Christina Harvey di blok 700 Carmalt Street pada 10 Desember 2025, menyusul laporan mengenai seorang wanita yang tidak sadarkan diri. Petugas menemukan rumah tersebut dalam kondisi yang sangat kotor dan berbau kotoran manusia, dengan Brandy Harvey terbaring di atas sofa yang basah kuyup oleh urine di tengah dinding yang berlumuran tinja. Tim medis darurat segera melarikannya ke rumah sakit, namun ia meninggal dunia keesokan harinya akibat penelantaran. Hasil autopsi menetapkan kematiannya sebagai pembunuhan, yang mengungkap adanya luka baring (bedsores), borok, gigi busuk, nekrosis kulit, memar, dan malnutrisi parah. Menurut penyidik dari Kantor Kejaksaan Distrik Lackawanna County dan Departemen Kepolisian Dickson City, remaja tersebut, yang tidak dapat berbicara dan mengalami kebutaan legal sejak peristiwa medis besar di masa bayinya, membutuhkan perawatan penuh waktu dan tidak lagi bersekolah selama berbulan-bulan sebelum kematiannya. Jaksa mendakwa Harvey, yang mengelola dana Jaminan Sosial dan tunjangan ahli waris putrinya sebagai penerima dana, telah menggunakan puluhan ribu dolar untuk pengeluaran pribadi dan tempat tinggal alih-alih untuk perawatan. Ia menghadapi dakwaan termasuk pembunuhan tidak berencana, penelantaran orang yang bergantung, dan pengekangan tidak sah. Jaksa Distrik Brian Gallagher menyatakan, 'Mengabaikan kewajiban tersebut dan membiarkan seseorang dengan kebutuhan khusus menderita, memburuk kesehatannya, dan akhirnya meninggal dalam kondisi yang sangat menyedihkan adalah tindakan yang meresahkan sekaligus kriminal.' Harvey dilaporkan mengatakan kepada penyelidik, 'Dia adalah segalanya bagiku... Saya mencoba melakukan yang terbaik setiap hari untuknya.' Ia kini ditahan tanpa jaminan di Penjara Lackawanna County, dengan sidang pendahuluan dijadwalkan pada 29 April.