Seorang wanita berusia 48 tahun di Michigan menghadapi dakwaan kurungan melawan hukum dan kekerasan terhadap orang dewasa yang rentan setelah diduga mengurung saudara iparnya yang berusia 58 tahun di ruang bawah tanah yang terkunci selama sekitar dua tahun. Korban berhasil melarikan diri pada 15 Maret dengan memecahkan jendela rumah tetangga untuk meminta bantuan. Polisi menemukan bukti yang mendukung laporannya mengenai penelantaran berat.
Tasha Beamon ditangkap pekan lalu menyusul insiden pada 15 Maret di blok 1600 Jalan Gilbert di Saginaw. Petugas menanggapi panggilan vandalisme sekitar pukul 14.00 dan menemukan wanita berusia 58 tahun yang tampak lemah, yang mengatakan bahwa ia telah melarikan diri dari rumah Beamon di dekat lokasi kejadian tempat ia ditahan sejak sekitar tahun 2024. Menurut Detektif Sersan Kepolisian Saginaw, Jeff Doud, korban memecahkan jendela dengan pipa besi karena tidak ada orang di rumah. Korban melaporkan bahwa ia jarang diberi makan, tidak memiliki akses air, dan ditempatkan di atas kasur dengan radio yang terus menyala. Penggeledahan di rumah Beamon mengungkap pintu ruang bawah tanah terkunci yang tidak dapat dibuka dari dalam, sebuah kasur, dan wadah berisi urine, yang mengonfirmasi terbatasnya akses terhadap makanan, air, kamar mandi, atau fasilitas pancuran. Tetangga bernama Colton Ehlow, yang jendelanya dipecahkan, menggambarkan wanita tersebut 'kurus kering' dan awalnya mengira wanita itu berusia 78 tahun. 'Awalnya dia meminta saya untuk menelepon polisi,' ujar Ehlow. Tim tanggap darurat membawa korban ke rumah sakit, di mana ia ditemukan dalam kondisi kurang gizi parah dan berisiko meninggal jika dipulangkan. Beamon mengakui telah menahan wanita tersebut tetapi mengeklaim bahwa ia ditempatkan di kamar tidur lantai atas, sebuah pernyataan yang dibantah oleh bukti-bukti yang ada. Pihak berwenang mencurigai adanya motif keuangan, karena Beamon diduga mengambil uang tunjangan disabilitas milik korban, kata Doud. Beamon ditahan di Penjara Saginaw County dengan jaminan $100.000, dan sidang berikutnya dijadwalkan pada 20 April.