Remaja Florida mengaku bersalah atas penikaman fatal terhadap pacarnya

Jahara Malik, 18 tahun, mengaku melakukan pembunuhan dengan senjata mematikan atas kematian pacarnya, Yahkeim Lollar, 17 tahun, dalam sebuah insiden yang digambarkan sebagai permainan kuda-kudaan di garasi parkir Miami. Penikaman tersebut terjadi pada 20 Desember 2024, dan Malik akan dijatuhi hukuman pada 13 April mendatang. Keluarga Lollar telah menyatakan ketidakpuasan yang kuat atas keterangan pembela.

Pada tanggal 17 Maret, Jahara Malik mengaku bersalah atas pembunuhan dengan senjata mematikan dalam kasus penusukan terhadap Yahkeim Lollar yang berusia 17 tahun. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11 malam pada 20 Desember 2024, di garasi parkir kompleks apartemen Lollar di blok 6100 Northwest Sixth Court di Miami, Florida. Polisi menanggapi laporan penusukan, dan paramedis membawa Lollar ke rumah sakit, di mana dia meninggal karena luka-lukanya. Seorang pemeriksa medis menyatakan bahwa kematiannya adalah pembunuhan beberapa minggu kemudian. Rekaman CCTV menangkap Malik menjatuhkan pisau di tempat kejadian. Menurut surat pernyataan penangkapan, Malik telah bersiap untuk berbelanja dengan seorang teman dan, karena tidak dapat menemukan semprotan merica untuk perlindungan, dia mengambil pisau sebagai gantinya. Setelah berbelanja, dia bertemu dengan Lollar di garasi, di mana keduanya terlibat dalam apa yang dia gambarkan sebagai permainan kuda-kudaan, yang mengakibatkan luka di bagian dada. Malik tetap berada di tempat kejadian untuk memberikan pertolongan dan tidak ditahan, kata pengacaranya, seraya menambahkan bahwa tindakan itu tidak disengaja. Ibu Lollar, Nathalie Jean, menolak penjelasan bermain-main, mengatakan kepada WTVJ, 'Siapa yang bermain-main dengan pisau? Anda [belajar] sebagai seorang anak kecil bahwa Anda tidak boleh bermain dengan benda tajam, bukan? Dia menuntut hukuman maksimal, dengan menyatakan, 'Saya ingin hukuman maksimal... Satu nyawa untuk satu nyawa. Dia mengambil nyawa anak saya tanpa alasan. Ayah Lollar, Darveed Lollar, menggemakan kesedihannya, dengan mengatakan kepada WPLG, "Oleh seseorang yang hanya bermain-main, mereka mengambil nyawa anak saya. Keluarga menyuarakan kekecewaan mereka atas penundaan dalam mendakwa Malik meskipun sudah ada bukti yang jelas.

Artikel Terkait

Jahara Malik, 18, was sentenced to 17 years in prison for the manslaughter of her 17-year-old boyfriend Yahkeim Lollar in Miami. The stabbing took place in a parking garage on December 20, 2024, during what Malik called horseplay with a knife.

Dilaporkan oleh AI

A Tennessee grand jury has indicted 16-year-old Malakiah Harris on first-degree murder charges in the stabbing death of 13-year-old Savannah Copeland. Harris, who was 15 at the time of the October 2024 incident near Knoxville, allegedly stabbed the girl 93 times along a trail. He will be tried as an adult, a judge ruled earlier this year.

The Los Angeles County Medical Examiner's Office released autopsy results this week for 5-year-old Elyjah Hearn, found dead in a Panorama City dumpster last July. Officials say the boy suffered blunt force trauma from extreme violence inflicted by his mother's boyfriend, Malik Brycson Gaddis. Gaddis faces murder charges and remains in custody.

Dilaporkan oleh AI

Valesha Parker, mother of the man who arranged the 2022 murder of Zaria McKeever, received a one-year prison sentence with a stayed 50-month term. She pleaded guilty to aiding an offender after lying to investigators and sheltering her son. The sentencing marks the conclusion of prosecutions for all five adults involved.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak