Zuberi Sharp, 26, mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua dalam kasus pembunuhan saudara tirinya yang berusia 15 tahun, Zayde Koehohou, menggunakan kapak. Kantor Kejaksaan Distrik Ventura County mengumumkan pengakuan bersalah tersebut pada hari Senin terkait serangan yang terjadi pada Desember 2024 di sebuah gudang di belakang rumah mereka di Newbury Park. Sharp akan menjalani vonis hukuman pada 5 Mei.
Pada 5 Desember 2024, Zuberi Sharp menyerang Zayde Koehohou, yang mengidap cerebral palsy, di sebuah gudang yang dialihfungsikan di rumah keluarga mereka di Newbury Park, California. Paman mereka mendengar suara benturan keras dan masuk untuk mendapati Sharp berdiri di atas Zayde sambil memegang kapak. Zayde menderita luka parah di kepala dan meninggal sebelum mencapai rumah sakit setelah ibunya, Jante Keohohou, menelepon 911 sekitar pukul 8 malam, ungkap Kantor Kejaksaan Distrik Ventura County dalam siaran pers yang mengumumkan pengakuan tersebut pada 2 April 2026. Sharp melarikan diri dalam keadaan telanjang sambil membawa kapak, dan kemudian ditangkap di sebuah sekolah menengah terdekat. Menurut laporan lokal dari KTLA, ia sempat diselamatkan dari saluran pembuangan air beberapa jam sebelumnya karena masalah kesehatan mental. Keohohou mengatakan kepada Thousand Oaks Acorn bahwa Sharp 'tidak tahu apa yang ia lakukan' dan bahwa kedua putranya 'saling menyayangi.' Sharp juga mengaku bersalah atas keadaan khusus terkait penyerangan terhadap orang yang rentan. Ia adalah putra dari Calvin Sharp, yang divonis bersalah pada tahun 2007 karena membunuh seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dengan pisau daging. Pembacaan vonis dijadwalkan pada 5 Mei.