Zuberi Sharp mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua terhadap saudara tirinya

Zuberi Sharp, 26, mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua dalam kasus pembunuhan saudara tirinya yang berusia 15 tahun, Zayde Koehohou, menggunakan kapak. Kantor Kejaksaan Distrik Ventura County mengumumkan pengakuan bersalah tersebut pada hari Senin terkait serangan yang terjadi pada Desember 2024 di sebuah gudang di belakang rumah mereka di Newbury Park. Sharp akan menjalani vonis hukuman pada 5 Mei.

Pada 5 Desember 2024, Zuberi Sharp menyerang Zayde Koehohou, yang mengidap cerebral palsy, di sebuah gudang yang dialihfungsikan di rumah keluarga mereka di Newbury Park, California. Paman mereka mendengar suara benturan keras dan masuk untuk mendapati Sharp berdiri di atas Zayde sambil memegang kapak. Zayde menderita luka parah di kepala dan meninggal sebelum mencapai rumah sakit setelah ibunya, Jante Keohohou, menelepon 911 sekitar pukul 8 malam, ungkap Kantor Kejaksaan Distrik Ventura County dalam siaran pers yang mengumumkan pengakuan tersebut pada 2 April 2026. Sharp melarikan diri dalam keadaan telanjang sambil membawa kapak, dan kemudian ditangkap di sebuah sekolah menengah terdekat. Menurut laporan lokal dari KTLA, ia sempat diselamatkan dari saluran pembuangan air beberapa jam sebelumnya karena masalah kesehatan mental. Keohohou mengatakan kepada Thousand Oaks Acorn bahwa Sharp 'tidak tahu apa yang ia lakukan' dan bahwa kedua putranya 'saling menyayangi.' Sharp juga mengaku bersalah atas keadaan khusus terkait penyerangan terhadap orang yang rentan. Ia adalah putra dari Calvin Sharp, yang divonis bersalah pada tahun 2007 karena membunuh seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dengan pisau daging. Pembacaan vonis dijadwalkan pada 5 Mei.

Artikel Terkait

Illustrative crime scene at a Texas home where an 18-year-old was murdered after letting two teens charge their phones.
Gambar dihasilkan oleh AI

Dua remaja berusia 16 tahun didakwa membunuh remaja Texas setelah dia membiarkan mereka mengisi daya ponsel

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pihak berwenang di Harris County, Texas, mendakwa dua anak laki-laki berusia 16 tahun atas pembunuhan Michael Spivey yang berusia 18 tahun, yang mengizinkan mereka masuk ke rumahnya pada tanggal 26 Desember 2025, setelah mereka mengklaim bahwa mereka perlu mengisi daya ponsel mereka. Spivey ditembak di bagian belakang kepala, dan para tersangka kemudian mengunggah lagu-lagu online yang mengejeknya, menurut ibunya. Seorang tersangka ditangkap pada hari Sabtu lalu dan tersangka lainnya pada hari Senin.

Gerald Vandermeer, penduduk Cedar City, Utah berusia 57 tahun, dijatuhi hukuman hingga lima tahun penjara setelah mengaku bersalah atas pembunuhan melalui penganiayaan dalam kematian tetangganya, Cory Whittenburg. Insiden itu terjadi pada 12 Februari 2025, setelah malam minum berat yang meningkat menjadi pertengkaran kekerasan. Vandermeer mengakui tanggung jawab tetapi menunda mencari bantuan untuk korban.

Dilaporkan oleh AI

Jahara Malik, 18 tahun, mengaku melakukan pembunuhan dengan senjata mematikan atas kematian pacarnya, Yahkeim Lollar, 17 tahun, dalam sebuah insiden yang digambarkan sebagai permainan kuda-kudaan di garasi parkir Miami. Penikaman tersebut terjadi pada 20 Desember 2024, dan Malik akan dijatuhi hukuman pada 13 April mendatang. Keluarga Lollar telah menyatakan ketidakpuasan yang kuat atas keterangan pembela.

Juri Tarrant County telah menyatakan Reid Rothenberg berusia 37 tahun bersalah atas pembunuhan kapital dalam pembunuhan Matthew Stuart dan George Nitsche pada 2022, dengan menjatuhkan hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat. Serangan itu menargetkan anggota keluarga di sebuah rumah di Arlington, Texas, meninggalkan ibu Stuart sebagai satu-satunya penyintas. Pihak berwenang menggambarkan insiden tersebut sebagai pembunuhan kejam dengan motif yang tidak jelas.

Dilaporkan oleh AI

Zachary Fuqua menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat dua di Michigan setelah diduga menembak bagian belakang kepala pacarnya, Erika Sanders, di depan ketiga anaknya. Pihak berwenang mengatakan ia memberi anak-anak itu permen dan berkata 'Ini untuk kalian, sayang' sebelum melarikan diri dari tempat kejadian. Fuqua ditangkap di dekat lokasi dan ditahan tanpa jaminan.

An 18-year-old man was sentenced on Friday for shooting dead 20-year-old Murad outside his home in Alby, Botkyrka, on February 24. The shooter used ChatGPT to plan the crime and evade police, according to the investigation. The family emphasizes that Murad had no ties to criminal activity.

Dilaporkan oleh AI

A 36-year-old e-rickshaw driver, Wazid Khan, was arrested in northeast Delhi's Shastri Park on Saturday for allegedly beating his 12-year-old stepson to death with sticks and stones following a dispute with his wife. According to police, the accused picked up both stepsons from school and took the younger one to a nearby forest area to carry out the attack. The boy's mother learned of the murder through a video confession sent to her.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak