Seorang wanita di Florida didakwa menipu pria penyandang disabilitas di aplikasi kencan

Seorang wanita di Florida telah didakwa setelah diduga menyamar sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga untuk menipu seorang pria penyandang disabilitas sebesar lebih dari $2.000 melalui Facebook Dating. Pihak kepolisian menyatakan bahwa Gianna Abel-Venezia mengakui perbuatannya namun berdalih bahwa ia tidak menyadari tindakan tersebut ilegal.

Menurut Kantor Sheriff Marion County, Abel-Venezia menghubungi korban melalui Facebook Dating dan mulai berkomunikasi dengannya lewat telepon. Ia diduga mengaku terjebak dalam hubungan yang kasar dan mengirimkan foto-foto yang memperlihatkan luka-luka untuk mendapatkan simpati korban. Korban mengirimkan uang kepadanya beberapa kali tanpa pernah bertemu dengannya secara langsung.

Artikel Terkait

A 34-year-old Florida man has been arrested for allegedly preventing a woman and her toddler from leaving his apartment during a date that turned alarming. The incident unfolded after the woman traveled three hours from Orlando to Miami. Police rescued her following a friend's emergency call.

Dilaporkan oleh AI

A Miami woman has been charged with robbing a man she met on Instagram after luring him to her luxury condominium. Nicole Cano, 30, faces counts of false imprisonment and strong-arm robbery. She entered a not guilty plea this week and remains in custody.

A therapist in West Palm Beach, Florida, faces child abuse charges after allegedly striking a nonverbal boy with autism using a shoe, racket, and book during a session. The boy's mother discovered the abuse through facility video footage following her son's unusual behavior upon returning home. The incident has led to the therapist's arrest and firing from the center.

Dilaporkan oleh AI

A couple in North Carolina has been sentenced to federal prison for a harassment scheme that targeted an intellectually disabled Chick-fil-A worker and contributed to his suicide. Trysten Anthony Cullon and Jade Ashlynn Stone pleaded guilty to conspiracy to commit cyberstalking. The brief but intense extortion effort began in September 2024 and ended tragically days later.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak