Gfiber bergabung dengan Astound Broadband untuk jangkauan yang lebih luas

Gfiber, Google Fiber yang telah berganti merek, sedang merger dengan Astound Broadband berbasis New Jersey untuk memperluas layanan internet fiber-nya. Alphabet akan memegang saham minoritas, sementara perusahaan investasi Stonepeak menjadi pemilik mayoritas. Kesepakatan yang dipimpin oleh eksekutif Gfiber bertujuan meningkatkan akses internet di lebih banyak komunitas AS.

Gfiber mengumumkan mergernya dengan Astound Broadband, menciptakan penyedia broadband independen yang masih beroperasi di bawah nama Gfiber. Perusahaan ini, yang berganti merek dari Google Fiber sekitar 15 tahun setelah berdiri, akan bergabung dengan Astound, yang perusahaan induknya Stonepeak akan mengambil kepemilikan mayoritas. Alphabet, perusahaan induk Google, mempertahankan saham minoritas di entitas baru tersebut. Tim eksekutif Gfiber akan memimpin perusahaan hasil merger, memanfaatkan keahlian mereka dalam inovasi fiber kecepatan tinggi untuk mengelola jaringan gabungan. Astound saat ini melayani lebih dari satu juta pelanggan di seluruh Amerika Serikat. Merger ini diharapkan memungkinkan ekspansi layanan internet fiber gigabit Gfiber ke wilayah tambahan, kemungkinan termasuk area operasi Astound, meskipun lokasi spesifik tidak dijelaskan. «Gfiber kini memiliki kesempatan untuk menyediakan akses internet yang lebih baik bagi lebih banyak komunitas di seluruh negeri saat bergabung dengan bisnis Astound milik Stonepeak, sambil terus memberikan pengalaman pelanggan pemenang penghargaan,» ujar Ruth Porat, presiden dan chief investment officer Alphabet serta Google. Gfiber menawarkan layanan di 19 negara bagian, terutama di wilayah metropolitan, dengan kecepatan hingga 8Gbps pada paket Edge 8 Gig seharga $150 per bulan. Layanan 20 Gig dijadwalkan keluar dari early access pada akhir 2026. Layanan ini termasuk dalam portofolio «Other Bets» Alphabet, yang mencatat kerugian operasional sebesar $16,8 miliar pada 2025. Merger ini memerlukan persetujuan regulator dan diantisipasi rampung pada kuartal keempat 2026. Langkah ini dilakukan di tengah investasi industri yang lebih luas, seperti rencana AT&T senilai $250 miliar selama lima tahun untuk infrastruktur nirkabel, fiber, dan satelit. Gfiber menduduki peringkat tinggi untuk kecepatan gigabit dan multigigabit, tetapi menghadapi tantangan berupa ketersediaan terbatas dan kurangnya pilihan hemat biaya. confidence_comment:null, discussion_summary:null

Artikel Terkait

Executives from Ziff Davis and Accenture shake hands sealing $1.2B deal for connectivity brands like Speedtest and Downdetector, with tech visuals in background.
Gambar dihasilkan oleh AI

Ziff Davis menjual divisi konektivitas ke Accenture senilai US$1,2 miliar

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Ziff Davis telah menyetujui penjualan divisi konektivitasnya, termasuk Speedtest dan Downdetector milik Ookla, ke Accenture seharga US$1,2 miliar tunai. Kesepakatan ini mencakup merek seperti RootMetrics dan Ekahau, yang menghasilkan pendapatan US$231 juta pada 2025. Accenture berencana mengintegrasikan alat-alat ini untuk meningkatkan optimalisasi jaringan bagi AI dan aplikasi lainnya.

CNET telah menobatkan Quantum Fiber sebagai penyedia internet teratas untuk sebagian besar penduduk Seattle, memuji kecepatan simetris dan harga terjangkaunya. Alternatif seperti Astound Broadband dan Ziply Fiber menawarkan pilihan kompetitif untuk kecepatan dan biaya. Kecepatan unduh median kota mencapai 244 Mbps, di bawah rata-rata nasional.

Dilaporkan oleh AI

CNET telah memperbarui rekomendasinya untuk penyedia layanan internet terbaik di AS, menyoroti Verizon Fios dan AT&T Fiber sebagai pilihan keseluruhan teratas. Survei terbaru menunjukkan 63% orang Amerika menghadapi harga lebih tinggi dan layanan tidak andal, yang menggarisbawahi kebutuhan akan opsi yang lebih baik. Peringkat mempertimbangkan kecepatan, harga, kepuasan pelanggan, dan jenis koneksi seperti serat dan kabel.

Converge ICT Solutions Inc. has been recognized by Ookla as the Philippines' leading fiber network for the third consecutive year in 2025. The accolade is based on first-half data, awarding the company four major honors. This achievement underscores its reliable connectivity for Filipinos.

Dilaporkan oleh AI

CNET menobatkan Verizon Fios sebagai penyedia layanan internet terbaik di Washington, DC, berkat kecepatan simetrisnya dan harga stabil dari $35 hingga $110 per bulan. Xfinity unggul untuk opsi kecepatan tinggi hingga 2 gigabit per detik seharga $70, sementara Astound Broadband menawarkan paket termurah $30 untuk 300 Mbps. Kecepatan unduh median kota mencapai 253 Mbps, dengan opsi serat dan kabel yang banyak tersedia.

As the Philippine stock market begins 2026 at its highest point of the previous year, analysts recommend buying Globe Telecom shares for their strong connectivity services, high dividend yields, and digital growth potential.

Dilaporkan oleh AI

At the Q1 2026 edition of The Blue Print by Globe on February 19, 2026, the company unveiled its ambitious plan to position connectivity as a fundamental utility for every Filipino. The vision emphasizes reliability, accessibility, and integration of satellite and AI technologies. The goal is to provide dependable connections, especially during disasters.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak