Huawei team creates first 2D molybdenum disulfide microprocessor

A team from Nanjing University’s School of Integrated Circuits and Huawei has developed the first molybdenum disulfide-based multi-bit parallel microprocessor.

The device, named Mengqi-1000 or Magic-1000 in English, was created using two-dimensional materials. It marks a global first for 2D semiconductors.

The work was published in Nature Electronics on Tuesday. Researchers said the chip overcomes silicon size limits to boost density and reduce data delays.

Two-dimensional materials such as molybdenum disulfide are atom-thin. This allows electrons to move stably and efficiently, supporting higher integration density on microchips.

Artikel Terkait

MIT researchers examining a 3D holographic model of relaxor ferroelectric atomic structure visualized via multislice electron ptychography.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tim yang dipimpin MIT menggunakan multislice electron ptychography untuk memetakan struktur 3D ferroelektrik relaksor

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Para peneliti MIT dan kolaborator telah berhasil mengarakterisasi struktur atom dan polar tiga dimensi dari ferroelektrik relaksor secara langsung menggunakan teknik yang disebut multislice electron ptychography. Mereka melaporkan bahwa fitur polarisasi utama berukuran lebih kecil daripada yang diprediksi oleh simulasi terkemuka—hasil yang dapat membantu menyempurnakan model yang digunakan untuk merancang perangkat penginderaan, komputasi, dan energi di masa depan.

Huawei mengumumkan targetnya untuk memproduksi cip canggih yang setara dengan standar 1,4 nanometer pada 2031. Klaim tersebut disampaikan dalam sebuah simposium semikonduktor yang diadakan di Shanghai.

Dilaporkan oleh AI

Researchers at Peking University unveiled a prototype electronic design automation tool on Tuesday. The software supports Huawei's LogicFolding architecture introduced the day before. It aims to help develop advanced semiconductors without Western tools.

A cross-sector team from Northwest Normal University and Gansu Zhulong Technology unveiled a new carbon-14 nuclear battery and silicon carbide transducer on Monday, developed entirely with domestic technology and parts.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah tim internasional telah mengungkap jaringan kompleks keadaan elektronik topologis di dalam kobalt yang tetap stabil pada suhu ruangan. Temuan ini menantang asumsi selama puluhan tahun mengenai logam yang telah dipelajari dengan baik ini dan menunjukkan potensi penggunaan dalam spintronika serta teknologi kuantum.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak